Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

Sukses LeBron akan dinilai jika mampu bawa Lakers ke babak playoff

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 15:41 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Megabintang bola basket, LeBron James, melakoni debut berseragam tim anyarnya Los Angeles Lakers dalam laga pramusim NBA melawan Denver Nuggets di Valley View Casino Center, California, Amerika Serikat. Sumber foto: https://bit.ly/2Oju3Vk
Megabintang bola basket, LeBron James, melakoni debut berseragam tim anyarnya Los Angeles Lakers dalam laga pramusim NBA melawan Denver Nuggets di Valley View Casino Center, California, Amerika Serikat. Sumber foto: https://bit.ly/2Oju3Vk

Elshinta.com - Jeanie Buss, pemilik klub NBA Los Angeles Lakers, Jumat menegaskan bahwa kesuksesan LeBron James di musim pertama bersama klub itu akan dinilai jika mereka mampu lolos ke babak playff off untuk kali pertama setelah absen selama lima tahun.

James pindah ke Lakers dari Cleveland Cavaliers pada Juli lalu dengan kontrak berdurasi empat tahun dengan nilai 154 juta dolar AS. "Kami harus kembali lolos ke babak playoff," kata Buss, yang mengambil alih kepemimpinan klub dari ayahnya Jerry Russ setelah kematian sang ayah pada 2013.

"Itu targetnya. Kami belum pernah lagi lolos ke babak playoff selama lima tahun," katanya.

Dia mengatakan bahwa, mengingat tim yang bermaterikan pemain muda, termasuk Lonzo Ball, Kyle Kuzma dan Josh Hart, lolos ke babak playoff akan menjadi pengalaman berharga. "Ini seperti investasi," kata Jeanie dalam wawancara baru-baru ini.

"Anda harus memberi mereka waktu lebih banyak untuk bertanding karena kalau tidak, mereka tidak akan pernah belajar. Anda tidak bisa langsung ke puncak dari bawah dalam waktu semalam, Anda harus melalui langkah-langkah itu," katanya.

Buss meminta maaf kepada penggemar Lakers, karena klub yang telah memenangi 16 gelar juara NBA itu, sekarang sedang terpuruk dan berada dalam masa-sama sulit. "Ayah saya memberi saya wewenang untuk membuat perubahan yang menurut saya perlu," katanya.

"Dan saya telah berusaha keras salama tiga tahun. Saya ingin semuanya berjalan sesuai yang telah ditata, tetapi ternyata tidak berhasil dan saya harus mengambil keputusan terberat yang pernah saya lakukan."

Keputusan terberat itu termasuk memecat manajer umum Mitch Kupchak dan menerima pengunduran diri saudara laki-lakinya Jim sebagai wakil presiden operasi bola basket, peran yang pernah ia jalankan bersama sahabat lamanya Magic Johnson. "LeBron datang ke L.A. adalah 100 persen seperti halnya Magic karena ia dia telah memberi kita identitas siapa Lakers, apa yang kita perjuangkan dan apa yang sedang kita kerjakan," katanya.

"Setelah pemain terbaik di NBA memutuskan untuk bergabung dengan kami adalah sebuah validasi tentang apa yang telah dibangun Magic (Johnson) dan visi yang dia ciptakan.

"Jadi saya benar-benar berharap Lakers lolos ke playoff dan setelah LeBron James bisa ke babak playoff, maka apa pun bisa terjadi, bukan?"

Lakers akan mengawali musim 2018-2019 menghadapi tuan rumah Portland Trail Blazers pada Kamis, sebelum menjamu Houston Rockets pada 20 Oktober, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 17 Oktober 2018 - 21:34 WIB

Indra Sjafri: Saya tidak perlu `striker` asal...

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 21:23 WIB

Menhub segera kaji penerapan `panic button` taksi online

Peluang | 17 Oktober 2018 - 21:15 WIB

Langkah-langkah membuka TK atau PAUD

Hukum | 17 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Menhub tegaskan akan atur taksi online

Arestasi | 17 Oktober 2018 - 20:47 WIB

Satreskrim Polres Langkat ringkus penjual togel

Elshinta.com - Jeanie Buss, pemilik klub NBA Los Angeles Lakers, Jumat menegaskan bahwa kesuksesan LeBron James di musim pertama bersama klub itu akan dinilai jika mereka mampu lolos ke babak playff off untuk kali pertama setelah absen selama lima tahun.

James pindah ke Lakers dari Cleveland Cavaliers pada Juli lalu dengan kontrak berdurasi empat tahun dengan nilai 154 juta dolar AS. "Kami harus kembali lolos ke babak playoff," kata Buss, yang mengambil alih kepemimpinan klub dari ayahnya Jerry Russ setelah kematian sang ayah pada 2013.

"Itu targetnya. Kami belum pernah lagi lolos ke babak playoff selama lima tahun," katanya.

Dia mengatakan bahwa, mengingat tim yang bermaterikan pemain muda, termasuk Lonzo Ball, Kyle Kuzma dan Josh Hart, lolos ke babak playoff akan menjadi pengalaman berharga. "Ini seperti investasi," kata Jeanie dalam wawancara baru-baru ini.

"Anda harus memberi mereka waktu lebih banyak untuk bertanding karena kalau tidak, mereka tidak akan pernah belajar. Anda tidak bisa langsung ke puncak dari bawah dalam waktu semalam, Anda harus melalui langkah-langkah itu," katanya.

Buss meminta maaf kepada penggemar Lakers, karena klub yang telah memenangi 16 gelar juara NBA itu, sekarang sedang terpuruk dan berada dalam masa-sama sulit. "Ayah saya memberi saya wewenang untuk membuat perubahan yang menurut saya perlu," katanya.

"Dan saya telah berusaha keras salama tiga tahun. Saya ingin semuanya berjalan sesuai yang telah ditata, tetapi ternyata tidak berhasil dan saya harus mengambil keputusan terberat yang pernah saya lakukan."

Keputusan terberat itu termasuk memecat manajer umum Mitch Kupchak dan menerima pengunduran diri saudara laki-lakinya Jim sebagai wakil presiden operasi bola basket, peran yang pernah ia jalankan bersama sahabat lamanya Magic Johnson. "LeBron datang ke L.A. adalah 100 persen seperti halnya Magic karena ia dia telah memberi kita identitas siapa Lakers, apa yang kita perjuangkan dan apa yang sedang kita kerjakan," katanya.

"Setelah pemain terbaik di NBA memutuskan untuk bergabung dengan kami adalah sebuah validasi tentang apa yang telah dibangun Magic (Johnson) dan visi yang dia ciptakan.

"Jadi saya benar-benar berharap Lakers lolos ke playoff dan setelah LeBron James bisa ke babak playoff, maka apa pun bisa terjadi, bukan?"

Lakers akan mengawali musim 2018-2019 menghadapi tuan rumah Portland Trail Blazers pada Kamis, sebelum menjamu Houston Rockets pada 20 Oktober, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com