Kamis, 13 Desember 2018 | 14:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

12 remaja jabat sementara posisi strategis pemerintahan

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 17:27 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2P2VFhj
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2P2VFhj

Elshinta.com - Sebanyak 12 remaja perempuan Indonesia yang berusia 15 sampai degnan 17 tahun berkesempatan mengambil alih sementara sejumlah posisi strategis di berbagai institusi pemerintahan dan lembaga internasional dalam kegiatan Sehari Jadi Pemimpin.

"Kami menyeleksi 12 dari 392 aplikasi yang dikirimkan ke Plan International Indonesia," kata Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia Dwi Yuliawati dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (13/10).

Untuk menyeleksi 12 peserta itu, pihaknya membuat kompetisi melalui video blog. Mereka juga diminta untuk mengisi formulir tertentu. "Apa yang direkomendasikan itu sesuai dengan tema dan mampu membuat pernyataan-pernyataan yang sesuai dengan visi dan misi Plan International Indonesia," ujarnya.

Acara itu diselenggarakan oleh Yayasan Plan International Indonesia sejak 10 Oktober dalam rangka perayaan Hari Anak Perempuan Internasional 2018. Kedua belas anak perempuan yang telah mengikuti kegiatan Sehari Jadi Pemimpin tersebut terpilih setelah diseleksi melalui kompetisi video blog dengan tema Ciptakan Kota Aman untuk Anak Perempuan.

Berbagai peran pemimpin yang diambil alih antara lain adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Komisaris PT Kereta Api Indonesia, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktur Tindak Pidana Siber, sejumlah posisi di Kepolisian Resor Jakarta Pusat, dan peran di lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, yakni sebagai Deputy Country Representative dan Program Analyst For Youth Development and ASRH United Nation Population Fund (UNFPA), serta Direktur Eksekutif dan Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia (YPII).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Farida Dwi Cahyarini mengapresiasi program dan para peserta yang mengikuti kegiatan Sehari Jadi Pemimpin. Posisi Farida diambil alih sementara oleh Zeno dari Nagakeo, Flores, Nusa Tenggara Timur. "Harapan kami para remaja perempuan di Indonesia itu pasti bisa meraih pendidikan yang sangat tinggi karena saya melihat kecerdasannya itu bisa mengambil alih posisi kepemimpinan strategis," katanya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 13 Desember 2018 - 14:31 WIB

Gejala khas pneumonia, batuk disertai sesak napas

Liga lainnya | 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Pemilihan Presiden 2019 | 13 Desember 2018 - 14:07 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:57 WIB

Anies peroleh Moeslim Choice Government Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:42 WIB

11 persen warga Aceh belum punya KTP elektronik

Elshinta.com - Sebanyak 12 remaja perempuan Indonesia yang berusia 15 sampai degnan 17 tahun berkesempatan mengambil alih sementara sejumlah posisi strategis di berbagai institusi pemerintahan dan lembaga internasional dalam kegiatan Sehari Jadi Pemimpin.

"Kami menyeleksi 12 dari 392 aplikasi yang dikirimkan ke Plan International Indonesia," kata Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia Dwi Yuliawati dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (13/10).

Untuk menyeleksi 12 peserta itu, pihaknya membuat kompetisi melalui video blog. Mereka juga diminta untuk mengisi formulir tertentu. "Apa yang direkomendasikan itu sesuai dengan tema dan mampu membuat pernyataan-pernyataan yang sesuai dengan visi dan misi Plan International Indonesia," ujarnya.

Acara itu diselenggarakan oleh Yayasan Plan International Indonesia sejak 10 Oktober dalam rangka perayaan Hari Anak Perempuan Internasional 2018. Kedua belas anak perempuan yang telah mengikuti kegiatan Sehari Jadi Pemimpin tersebut terpilih setelah diseleksi melalui kompetisi video blog dengan tema Ciptakan Kota Aman untuk Anak Perempuan.

Berbagai peran pemimpin yang diambil alih antara lain adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Komisaris PT Kereta Api Indonesia, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktur Tindak Pidana Siber, sejumlah posisi di Kepolisian Resor Jakarta Pusat, dan peran di lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, yakni sebagai Deputy Country Representative dan Program Analyst For Youth Development and ASRH United Nation Population Fund (UNFPA), serta Direktur Eksekutif dan Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia (YPII).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Farida Dwi Cahyarini mengapresiasi program dan para peserta yang mengikuti kegiatan Sehari Jadi Pemimpin. Posisi Farida diambil alih sementara oleh Zeno dari Nagakeo, Flores, Nusa Tenggara Timur. "Harapan kami para remaja perempuan di Indonesia itu pasti bisa meraih pendidikan yang sangat tinggi karena saya melihat kecerdasannya itu bisa mengambil alih posisi kepemimpinan strategis," katanya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com