Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:18 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Pelaku jambret sebabkan korban tewas di Tanjung Priok

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 18:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yAlyuh
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yAlyuh

Elshinta.com - Pelaku jambret handphone telah mengakibatkan seorang korbannya tewas di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Danau Sunter Selatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (13/10).

Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Polisi Suprianto di Jakarta mengatakan, kejadian penjambretan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di pinggir danau 1 tidak jauh di seberang dari Masjid Ramli Musofa. Kejahatan tersebut mengakibatkan korban bernama Jesika, warga Mangga Besar Tamansari, Jakarta Barat meninggal dunia di TKP. Sementara korban lain bernama Wiwi Lestari Cahyadi, yang mana adalah tante Jesika, menderita luka berat.

"Korban Jesika meninggal dunia di TKP dengan luka sobek dan memar pada bagian wajah dan di bagian kiri sehingga mengeluarkan darah serta tangan kiri patah, dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujar Suprianto.

Sementara Wiwi, lanjut Suprianto, mengalami luka patah tulang tangan kiri dan jari-jarinya, kaki kanan patah, yang selanjutnya dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Suprianto menyebutkan, Wiwi yang pada saat itu membonceng keponakannya Jessica merasa motornya miring ke kanan saat naik sepeda motor dari arah Kelapa Gading menuju Kemayoran melewati jalan Danau Sunter Selatan.

Wiwi kemudian menyimbangkan motornya ke arah kiri, namun akhirnya menabrak trotoar dan terjatuh bersama Jessica. "Korban mengaku tidak tahu apakah ada yang menjambret tasnya atau tidak dan tidak melihat ada orang yang menjambret," lanjut Suprianto.

Akan tetapi dari hasil cek TKP, polisi menemukan bahwa korban dijambret dengan hilangnya tas Wiwi berisi dua buah handphone dan dompet berisikan KTP dan dua Kartu ATM. "Pelaku dugaan pencurian dengan kekerasan ini masih belum diketahui, masih diselidiki dan masih dalam pengejaran anggota Polsek Tanjung Priok," tandasnya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Pelaku jambret handphone telah mengakibatkan seorang korbannya tewas di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Danau Sunter Selatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (13/10).

Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Polisi Suprianto di Jakarta mengatakan, kejadian penjambretan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di pinggir danau 1 tidak jauh di seberang dari Masjid Ramli Musofa. Kejahatan tersebut mengakibatkan korban bernama Jesika, warga Mangga Besar Tamansari, Jakarta Barat meninggal dunia di TKP. Sementara korban lain bernama Wiwi Lestari Cahyadi, yang mana adalah tante Jesika, menderita luka berat.

"Korban Jesika meninggal dunia di TKP dengan luka sobek dan memar pada bagian wajah dan di bagian kiri sehingga mengeluarkan darah serta tangan kiri patah, dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujar Suprianto.

Sementara Wiwi, lanjut Suprianto, mengalami luka patah tulang tangan kiri dan jari-jarinya, kaki kanan patah, yang selanjutnya dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Suprianto menyebutkan, Wiwi yang pada saat itu membonceng keponakannya Jessica merasa motornya miring ke kanan saat naik sepeda motor dari arah Kelapa Gading menuju Kemayoran melewati jalan Danau Sunter Selatan.

Wiwi kemudian menyimbangkan motornya ke arah kiri, namun akhirnya menabrak trotoar dan terjatuh bersama Jessica. "Korban mengaku tidak tahu apakah ada yang menjambret tasnya atau tidak dan tidak melihat ada orang yang menjambret," lanjut Suprianto.

Akan tetapi dari hasil cek TKP, polisi menemukan bahwa korban dijambret dengan hilangnya tas Wiwi berisi dua buah handphone dan dompet berisikan KTP dan dua Kartu ATM. "Pelaku dugaan pencurian dengan kekerasan ini masih belum diketahui, masih diselidiki dan masih dalam pengejaran anggota Polsek Tanjung Priok," tandasnya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com