Jumat, 16 November 2018 | 19:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Longsor timbun jalan lintas di Aceh Singkil

Minggu, 14 Oktober 2018 - 07:17 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto:  https://bit.ly/2pROElb
Sumber foto: https://bit.ly/2pROElb

Elshinta.com -  Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, peristiwa longsor akibat hujan terus menerus telah mengakibatkan jalan lintas sebanyak tiga titik di wilayah Kabupaten Aceh Singkil tertimbun sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek, di Banda Aceh, Sabtu (13/10), mengatakan, sudah terdapat satu unit alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material dan puing-puing longsor yang menutupi badan jalan lintas tersebut.

Ada tiga ruas jalan tertimbun longsor, yakni jalan lintas lipat kajang menuju Sibolga-Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tepatnya longsor terjadi di Gampong (Desa) Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris masih belum bisa dilewati.

Kemudian, jalan penghubung tepatnya di Gampong Lae Sipola, Kecamatan Singkohor menuju Kota Subulussalam, Aceh, tidak bisa dilewati karena kondisi sebagian badan jalan retak.

Terakhir di jalan lintas di Gampong Butar, Kecamatan Kota Baharu menuju wilayah transmigrasi, lebih tepatnya dikenal di trans 26 yang terputus akibat tertimbun longsor. "Hingga sore tadi dilaporkan, ekskavator atau beko milik Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Aceh Singkil sedang bekerja membuka timbunan longsor di ketiga jalan lintas itu," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Peristiwa banjir di Aceh Singkil juga merendam ratusan rumah penduduk, dan berbagai fasilitas umum. Sedikitnya 3.442 jiwa atau 772 kepala keluarga menjadi korban terdampak pada 17 gampong di delapan kecamatan setempat.

"Ada tiga kecamatan yang berangsur surut, yakni Suro, Simpang Kanan, dan Gunung Meriah. Di Singkohor, Kota Baharu, Singkil Utara, dan Singkil masih banjir. Sedangkan di Danau Paris selain banjir juga longsor," tegas Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan, cuaca buruk melanda sebagian wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir, akibat terkena imbas dari siklon tropis atau badai situ.

"Siklon tropis situ terjadi di Teluk Benggala, sehingga Aceh terkena dampaknya tiga atau empat hari ke depan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.

Wilayah yang cukup rentan, seperti di Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. Dapat meluas ke Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 16 November 2018 - 19:47 WIB

Ini kronologis pembunuhan satu keluarga di Bekasi

Aktual SDGs | 16 November 2018 - 19:35 WIB

Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs

Lingkungan | 16 November 2018 - 19:24 WIB

Hadapi musim penghujan, Pemkab Kudus petakan daerah rawan banjir

Megapolitan | 16 November 2018 - 19:13 WIB

YLKI: KAI setengah hati respon pencopotan iklan rokok di stasiun

Kecelakaan | 16 November 2018 - 18:59 WIB

Tim DVI kembali identifikasi tiga korban Lion Air

Elshinta.com -  Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, peristiwa longsor akibat hujan terus menerus telah mengakibatkan jalan lintas sebanyak tiga titik di wilayah Kabupaten Aceh Singkil tertimbun sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek, di Banda Aceh, Sabtu (13/10), mengatakan, sudah terdapat satu unit alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material dan puing-puing longsor yang menutupi badan jalan lintas tersebut.

Ada tiga ruas jalan tertimbun longsor, yakni jalan lintas lipat kajang menuju Sibolga-Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tepatnya longsor terjadi di Gampong (Desa) Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris masih belum bisa dilewati.

Kemudian, jalan penghubung tepatnya di Gampong Lae Sipola, Kecamatan Singkohor menuju Kota Subulussalam, Aceh, tidak bisa dilewati karena kondisi sebagian badan jalan retak.

Terakhir di jalan lintas di Gampong Butar, Kecamatan Kota Baharu menuju wilayah transmigrasi, lebih tepatnya dikenal di trans 26 yang terputus akibat tertimbun longsor. "Hingga sore tadi dilaporkan, ekskavator atau beko milik Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Aceh Singkil sedang bekerja membuka timbunan longsor di ketiga jalan lintas itu," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Peristiwa banjir di Aceh Singkil juga merendam ratusan rumah penduduk, dan berbagai fasilitas umum. Sedikitnya 3.442 jiwa atau 772 kepala keluarga menjadi korban terdampak pada 17 gampong di delapan kecamatan setempat.

"Ada tiga kecamatan yang berangsur surut, yakni Suro, Simpang Kanan, dan Gunung Meriah. Di Singkohor, Kota Baharu, Singkil Utara, dan Singkil masih banjir. Sedangkan di Danau Paris selain banjir juga longsor," tegas Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan, cuaca buruk melanda sebagian wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir, akibat terkena imbas dari siklon tropis atau badai situ.

"Siklon tropis situ terjadi di Teluk Benggala, sehingga Aceh terkena dampaknya tiga atau empat hari ke depan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.

Wilayah yang cukup rentan, seperti di Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. Dapat meluas ke Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 19:47 WIB

Ini kronologis pembunuhan satu keluarga di Bekasi

Jumat, 16 November 2018 - 18:59 WIB

Tim DVI kembali identifikasi tiga korban Lion Air

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com