Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Aktual Gaya Hidup

Waktu berkualitas antara orangtua-anak kurangi kecanduan gawai

Minggu, 14 Oktober 2018 - 07:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto:  https://bit.ly/2pQRCX1
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2pQRCX1

Elshinta.com - Pemerhati anak dari Traditional Games Returns (TGR) Aghnina Wahdini mengatakan kecanduan gawai (gadget) akan berkurang jika orangtua bisa lebih sering menghabiskan waktu berkualitas dengan anaknya.

"Orangtua bisa membuat anak berpaling dari gadget, bukan hanya dengan membelikan mainan jenis lain, tapi bisa juga dengan memberikan `quality time` untuk keluarganya," ujar Aghnina, yang sekaligus pendiri dan direktur proyek TGR, seperti dikutip Antara, Sabtu (13/10).

Ia kemudian menerangkan kualitas kebersamaan antara orangtua dan anak harus ditandai dengan adanya interaksi yang responsif.

Interaksi itu bisa dengan anak didongengi atau sekedar mengobrol, serta mendengarkan tanpa memotong pernyataan anak saat mengungkapkan pendapatnya, tutur Aghnina. "Ini sering terlupakan. Kebiasaan sekarang kan, orangtua itu kasih gadget agar mereka tidak terganggu saat bekerja dan juga sebagai cara untuk mendiamkan anak. Cara-cara itu harus diubah dan ditinggalkan," kata dia.

Aghnina tidak menampik bahwa pemberian mainan yang mengasah otak atau edukatif juga bisa menjadi alternatif bagi orangtua yang ingin anaknya tidak ketagihan bermain gawai. "Bermain puzzle manfaatnya memang baik, tapi anak itu utamanya harus dekat dengan orangtuanya. Kalau sudah dekat, secara otomatis tidak tergantung gadget lagi," kata dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 23 Oktober 2018 - 13:27 WIB

LIPI sebut ilmu sosial berperan signifikan sukseskan pembangunan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

Elshinta.com - Pemerhati anak dari Traditional Games Returns (TGR) Aghnina Wahdini mengatakan kecanduan gawai (gadget) akan berkurang jika orangtua bisa lebih sering menghabiskan waktu berkualitas dengan anaknya.

"Orangtua bisa membuat anak berpaling dari gadget, bukan hanya dengan membelikan mainan jenis lain, tapi bisa juga dengan memberikan `quality time` untuk keluarganya," ujar Aghnina, yang sekaligus pendiri dan direktur proyek TGR, seperti dikutip Antara, Sabtu (13/10).

Ia kemudian menerangkan kualitas kebersamaan antara orangtua dan anak harus ditandai dengan adanya interaksi yang responsif.

Interaksi itu bisa dengan anak didongengi atau sekedar mengobrol, serta mendengarkan tanpa memotong pernyataan anak saat mengungkapkan pendapatnya, tutur Aghnina. "Ini sering terlupakan. Kebiasaan sekarang kan, orangtua itu kasih gadget agar mereka tidak terganggu saat bekerja dan juga sebagai cara untuk mendiamkan anak. Cara-cara itu harus diubah dan ditinggalkan," kata dia.

Aghnina tidak menampik bahwa pemberian mainan yang mengasah otak atau edukatif juga bisa menjadi alternatif bagi orangtua yang ingin anaknya tidak ketagihan bermain gawai. "Bermain puzzle manfaatnya memang baik, tapi anak itu utamanya harus dekat dengan orangtuanya. Kalau sudah dekat, secara otomatis tidak tergantung gadget lagi," kata dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com