Senin, 22 Oktober 2018 | 22:26 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kota Padang segera cetak Kartu Identitas Anak

Minggu, 14 Oktober 2018 - 08:18 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), bakal segera melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA). 

“Kami baru bisa melaksanakan pencetakan KIA pada anggaran perubahan tahun ini,”ujar Sekretaris Disdukcapil Kota Padang, Silfeni, Sabtu (13/10) di Padang.

Menurutnya, Kota Padang memang sedikit lambat terkait pencetakan KIA. Hal itu karena, tidak adanya anggaran untuk KIA. Pencetakan KIA dimasukan dalam APBD-Perubahan 2018. Meskipun demikian, Disdukcapil Kota Padang nantinya akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah agar bisa secepatnya menyelesaikan percetakan KIA.

"Mudah-mudahan pencetakan KIA akan bisa cepat tuntas. Bagi anak yang baru lahir, kita akan langsung mencetak KIA ketika orang tua anak mengurus Kartu Keluarga yang baru,” tuturnya, seperti dikutip Infopublik.id.

Terkait manfaat memiliki KIA pada anak, sebut Silfeni, sebagai bentuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, mendaftar BPJS. KIA juga akan berfungsi sebagai proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus santunan kematian.

KIA juga akan bermanfaat sebagai syarat pembuatan dokumen keimigrasian. Selain itu, yang tidak kalah penting yakni mencegah terjadinya perdagangan anak.

Silfeni menginformasikan, tidak ada perbedaan syarat dengan pengurusan KIA di kabupaten atau kota lainnya di Indonesia. Dalam penerapannya nanti, KIA dibedakan menjadi dua, yaitu untuk umur anak antara 0-5 tahun dan untuk umur anak 5-17 tahun. Perbedaannya adalah untuk KIA 0-5 tahun tanpa menggunakan foto, sedangkan KIA usia 5-17 tahun kurang satu hari menggunakan foto.

Persyaratannya, untuk 5-17 tahun yakni, memiliki akta kelahiran, menyerahkan fotokopi KTP orang tua, Kartu Keluarga dan Melampirkan foto ukuran 2×3. “Kami mengimbau agar para orangtua segera mengurus KIA,”ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), bakal segera melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA). 

“Kami baru bisa melaksanakan pencetakan KIA pada anggaran perubahan tahun ini,”ujar Sekretaris Disdukcapil Kota Padang, Silfeni, Sabtu (13/10) di Padang.

Menurutnya, Kota Padang memang sedikit lambat terkait pencetakan KIA. Hal itu karena, tidak adanya anggaran untuk KIA. Pencetakan KIA dimasukan dalam APBD-Perubahan 2018. Meskipun demikian, Disdukcapil Kota Padang nantinya akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah agar bisa secepatnya menyelesaikan percetakan KIA.

"Mudah-mudahan pencetakan KIA akan bisa cepat tuntas. Bagi anak yang baru lahir, kita akan langsung mencetak KIA ketika orang tua anak mengurus Kartu Keluarga yang baru,” tuturnya, seperti dikutip Infopublik.id.

Terkait manfaat memiliki KIA pada anak, sebut Silfeni, sebagai bentuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, mendaftar BPJS. KIA juga akan berfungsi sebagai proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus santunan kematian.

KIA juga akan bermanfaat sebagai syarat pembuatan dokumen keimigrasian. Selain itu, yang tidak kalah penting yakni mencegah terjadinya perdagangan anak.

Silfeni menginformasikan, tidak ada perbedaan syarat dengan pengurusan KIA di kabupaten atau kota lainnya di Indonesia. Dalam penerapannya nanti, KIA dibedakan menjadi dua, yaitu untuk umur anak antara 0-5 tahun dan untuk umur anak 5-17 tahun. Perbedaannya adalah untuk KIA 0-5 tahun tanpa menggunakan foto, sedangkan KIA usia 5-17 tahun kurang satu hari menggunakan foto.

Persyaratannya, untuk 5-17 tahun yakni, memiliki akta kelahiran, menyerahkan fotokopi KTP orang tua, Kartu Keluarga dan Melampirkan foto ukuran 2×3. “Kami mengimbau agar para orangtua segera mengurus KIA,”ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com