Senin, 22 Oktober 2018 | 22:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

Bawaslu ingatkan caleg patuhi aturan pemasangan APK

Minggu, 14 Oktober 2018 - 09:29 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI. Sumber foto: https://bit.ly/2CdfITX
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI. Sumber foto: https://bit.ly/2CdfITX

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengingatkan calon legislatif (caleg) partai politik peserta pemilu agar mematuhi aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin di Kendari, Minggu (14/10), mengatakan peringatan itu disampaikan menindaklanjuti pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu Caleg DPRD Kota Kendari dari PKS, Dapil Kendari V meliputi Kecamatan Wuawua dan Kadia, di lingkungan SMKN 3 Kendari.

"Meskipun hanya merupakan pelanggaran prosedur administrasi, dan tidak ada unsur pidananya, tetapi caleg dan parpol harus komitmen dengan rambu-rambu pemasangan APK," katanya.

Sahinuddin mengungkapkan, terkait larangan-larangan pemasangan APK di lingkungan satuan pendidikan dan rumah ibadah pihaknya akan melakukan penindakan secara administrasi. "Dalam melakukan penindakan tentunya ada mekanisme yang harus dilakukan terutama terhadap parpol dari caleg tersebut," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia mengaku, pihaknya akan melayangkan surat teguran kepada pihak Parpol yang melakukan pelanggaran, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Ia menjelaskan berdasarkan PKPU nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu, pada pasal 34 point (2) dijelaskan bahwa lokasi pemasangan APK sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang berada di rumah ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan (gedung dan sekolah).

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengingatkan calon legislatif (caleg) partai politik peserta pemilu agar mematuhi aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin di Kendari, Minggu (14/10), mengatakan peringatan itu disampaikan menindaklanjuti pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu Caleg DPRD Kota Kendari dari PKS, Dapil Kendari V meliputi Kecamatan Wuawua dan Kadia, di lingkungan SMKN 3 Kendari.

"Meskipun hanya merupakan pelanggaran prosedur administrasi, dan tidak ada unsur pidananya, tetapi caleg dan parpol harus komitmen dengan rambu-rambu pemasangan APK," katanya.

Sahinuddin mengungkapkan, terkait larangan-larangan pemasangan APK di lingkungan satuan pendidikan dan rumah ibadah pihaknya akan melakukan penindakan secara administrasi. "Dalam melakukan penindakan tentunya ada mekanisme yang harus dilakukan terutama terhadap parpol dari caleg tersebut," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia mengaku, pihaknya akan melayangkan surat teguran kepada pihak Parpol yang melakukan pelanggaran, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Ia menjelaskan berdasarkan PKPU nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu, pada pasal 34 point (2) dijelaskan bahwa lokasi pemasangan APK sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang berada di rumah ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan (gedung dan sekolah).

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com