Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Mesin rusak, KM Bajoe dievakuasi

Minggu, 14 Oktober 2018 - 09:57 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto:  https://bit.ly/2EkqBFu
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2EkqBFu

Elshinta.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mengevakuasi kapal KM SS Bajoe rute Ternate tujuan Kayoa, Halmahera Selatan, Maluku Utara, akibat mengalami kerusakan mesin di perairan Tidore.

"Selain itu, seluruh penumpang dan ABK (anak buah kapal) berjumlah 101 orang dievakuasi ke Pelabuhan Bastiong, Ternate," kata Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah di Ternate, Maluku Utara (Malut), Minggu (14/10).

Menurut dia, setelah dilakukan pendataan penumpang di lokasi, data penumpang berjumlah 94 orang dan ABK tujuh orang dan dari 101 orang penumpang, 71 orang dievakuasi dengan menggunakan KN SAR Pandudewanata dan 30 orang tidak mau dievakuasi dengan alasan tidak mau meninggalkan barang bawaan.

Menurut dia, Basarnas Ternate menerima infomasi dari kapten Kapal bernama Hari Budiman bahwa telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia di sekitar perairan Tidore pada koordinat 00?38.488`N / 127?21.406`E.

Setelah menerima informasi, satu tim penyelamat disiapkan untuk  melakukan operasi SAR dengan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata langsung bergerak menuju ke lapangan.

Saat itu, KN SAR 237 Pandudewanata sampai di LKP dan merapat ke KM SS Bajoe di koordinat 00?34.341` N / 127?21.572` E untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang.

Selanjutnya KN SAR 237 Pandudewanata bertolak ke Pelabuhan Perikanan Bastiong, sedangkan KLM SS Bajoe dan 30 org penumpang dan 7 orang ABK ditarik oleh KM Pulau Kijang ke Pelabuhan Rakyat Bastiong, Kota Ternate, dan memastikan seluruh penumpang diserahkan ke pihak keluarga dalam keadaan selamat.

"Dengan dievakuasi itu seluruh penumpang dan ABK KM Bajoe dalam keadaan selamat maka Operasi SAR ditutup," kata Muhammad Arafah, demikian dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:26 WIB

KPK periksa lagi Bupati Bangkalan

Elshinta.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, mengevakuasi kapal KM SS Bajoe rute Ternate tujuan Kayoa, Halmahera Selatan, Maluku Utara, akibat mengalami kerusakan mesin di perairan Tidore.

"Selain itu, seluruh penumpang dan ABK (anak buah kapal) berjumlah 101 orang dievakuasi ke Pelabuhan Bastiong, Ternate," kata Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah di Ternate, Maluku Utara (Malut), Minggu (14/10).

Menurut dia, setelah dilakukan pendataan penumpang di lokasi, data penumpang berjumlah 94 orang dan ABK tujuh orang dan dari 101 orang penumpang, 71 orang dievakuasi dengan menggunakan KN SAR Pandudewanata dan 30 orang tidak mau dievakuasi dengan alasan tidak mau meninggalkan barang bawaan.

Menurut dia, Basarnas Ternate menerima infomasi dari kapten Kapal bernama Hari Budiman bahwa telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia di sekitar perairan Tidore pada koordinat 00?38.488`N / 127?21.406`E.

Setelah menerima informasi, satu tim penyelamat disiapkan untuk  melakukan operasi SAR dengan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata langsung bergerak menuju ke lapangan.

Saat itu, KN SAR 237 Pandudewanata sampai di LKP dan merapat ke KM SS Bajoe di koordinat 00?34.341` N / 127?21.572` E untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang.

Selanjutnya KN SAR 237 Pandudewanata bertolak ke Pelabuhan Perikanan Bastiong, sedangkan KLM SS Bajoe dan 30 org penumpang dan 7 orang ABK ditarik oleh KM Pulau Kijang ke Pelabuhan Rakyat Bastiong, Kota Ternate, dan memastikan seluruh penumpang diserahkan ke pihak keluarga dalam keadaan selamat.

"Dengan dievakuasi itu seluruh penumpang dan ABK KM Bajoe dalam keadaan selamat maka Operasi SAR ditutup," kata Muhammad Arafah, demikian dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 07:46 WIB

BMKG pasang 20 sensor gempa di Sulteng

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Polresta Malang gerebek toko pembuat miras oplosan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com