Rabu, 12 Desember 2018 | 04:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Menlu Palestina: Kami hanya inginkan perdamaian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 11:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki menghadiri kegiatan solidaritas untuk Palestina di kawasan Car Free Day Bundaran HI Jakarta, Minggu (14/10) pagi. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki menghadiri kegiatan solidaritas untuk Palestina di kawasan Car Free Day Bundaran HI Jakarta, Minggu (14/10) pagi. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki mengatakan yang diinginkan masyarakat Palestina hanyalah perdamaian dan kebebasan.

"Yang kami inginkan tidak lebih dan tidak kurang adalah perdamaian, kami tidak meminta apapun yang lainnya," kata Menlu al Maliki di acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta, Minggu (14/10).

Ia mengatakan, tema yang diambil dalam acara tersebut yaitu "Walk for Peace and Humanity" sangat tepat karena masyarakat Palestina, menurut al Maliki juga tidak meminta apapun selain hanya kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami inginkan dunia melihat kami sebagai manusia dan juga berbagi kemanusiaan dengan kami," kata al Maliki dalam acara yang digelar Kementerian Luar Negeri RI itu sebagai bentuk dukungan dan solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel selama 51 tahun yang masih berlangsung hingga kini dan masyarakat Palestina terus memperjuangkan kebebasannya. "Kami percaya warga Palestina memilih untuk bebas, memilih untuk menikmati kemanusiaannya dan hidup dalam damai dan keadilan," ujar dia, seperti dikutip Antara.

Karena itu, tambah al Maliki, solidaritas dan dukungan yang ditunjukkan masyarakat dan Pemerintah Indonesia sangat penting bagi mereka.

Bahkan menurut Maliki, selama solidaritas dari Indonesia masih mengalir maka masyarakat Palestina akan terus berjuang untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaannya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki mengatakan yang diinginkan masyarakat Palestina hanyalah perdamaian dan kebebasan.

"Yang kami inginkan tidak lebih dan tidak kurang adalah perdamaian, kami tidak meminta apapun yang lainnya," kata Menlu al Maliki di acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta, Minggu (14/10).

Ia mengatakan, tema yang diambil dalam acara tersebut yaitu "Walk for Peace and Humanity" sangat tepat karena masyarakat Palestina, menurut al Maliki juga tidak meminta apapun selain hanya kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami inginkan dunia melihat kami sebagai manusia dan juga berbagi kemanusiaan dengan kami," kata al Maliki dalam acara yang digelar Kementerian Luar Negeri RI itu sebagai bentuk dukungan dan solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel selama 51 tahun yang masih berlangsung hingga kini dan masyarakat Palestina terus memperjuangkan kebebasannya. "Kami percaya warga Palestina memilih untuk bebas, memilih untuk menikmati kemanusiaannya dan hidup dalam damai dan keadilan," ujar dia, seperti dikutip Antara.

Karena itu, tambah al Maliki, solidaritas dan dukungan yang ditunjukkan masyarakat dan Pemerintah Indonesia sangat penting bagi mereka.

Bahkan menurut Maliki, selama solidaritas dari Indonesia masih mengalir maka masyarakat Palestina akan terus berjuang untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaannya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com