Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Menlu Palestina: Kami hanya inginkan perdamaian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 11:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki menghadiri kegiatan solidaritas untuk Palestina di kawasan Car Free Day Bundaran HI Jakarta, Minggu (14/10) pagi. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki menghadiri kegiatan solidaritas untuk Palestina di kawasan Car Free Day Bundaran HI Jakarta, Minggu (14/10) pagi. Foto: Ragil Lestari/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki mengatakan yang diinginkan masyarakat Palestina hanyalah perdamaian dan kebebasan.

"Yang kami inginkan tidak lebih dan tidak kurang adalah perdamaian, kami tidak meminta apapun yang lainnya," kata Menlu al Maliki di acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta, Minggu (14/10).

Ia mengatakan, tema yang diambil dalam acara tersebut yaitu "Walk for Peace and Humanity" sangat tepat karena masyarakat Palestina, menurut al Maliki juga tidak meminta apapun selain hanya kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami inginkan dunia melihat kami sebagai manusia dan juga berbagi kemanusiaan dengan kami," kata al Maliki dalam acara yang digelar Kementerian Luar Negeri RI itu sebagai bentuk dukungan dan solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel selama 51 tahun yang masih berlangsung hingga kini dan masyarakat Palestina terus memperjuangkan kebebasannya. "Kami percaya warga Palestina memilih untuk bebas, memilih untuk menikmati kemanusiaannya dan hidup dalam damai dan keadilan," ujar dia, seperti dikutip Antara.

Karena itu, tambah al Maliki, solidaritas dan dukungan yang ditunjukkan masyarakat dan Pemerintah Indonesia sangat penting bagi mereka.

Bahkan menurut Maliki, selama solidaritas dari Indonesia masih mengalir maka masyarakat Palestina akan terus berjuang untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaannya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Manajemen | 18 Oktober 2018 - 19:45 WIB

Ini kemampuan yang harus dimiliki oleh founder startup

Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki mengatakan yang diinginkan masyarakat Palestina hanyalah perdamaian dan kebebasan.

"Yang kami inginkan tidak lebih dan tidak kurang adalah perdamaian, kami tidak meminta apapun yang lainnya," kata Menlu al Maliki di acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta, Minggu (14/10).

Ia mengatakan, tema yang diambil dalam acara tersebut yaitu "Walk for Peace and Humanity" sangat tepat karena masyarakat Palestina, menurut al Maliki juga tidak meminta apapun selain hanya kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami inginkan dunia melihat kami sebagai manusia dan juga berbagi kemanusiaan dengan kami," kata al Maliki dalam acara yang digelar Kementerian Luar Negeri RI itu sebagai bentuk dukungan dan solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel selama 51 tahun yang masih berlangsung hingga kini dan masyarakat Palestina terus memperjuangkan kebebasannya. "Kami percaya warga Palestina memilih untuk bebas, memilih untuk menikmati kemanusiaannya dan hidup dalam damai dan keadilan," ujar dia, seperti dikutip Antara.

Karena itu, tambah al Maliki, solidaritas dan dukungan yang ditunjukkan masyarakat dan Pemerintah Indonesia sangat penting bagi mereka.

Bahkan menurut Maliki, selama solidaritas dari Indonesia masih mengalir maka masyarakat Palestina akan terus berjuang untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaannya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com