Jumat, 19 Oktober 2018 | 00:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Maliki: Indonesia di DK PBB juga wakili Palestina

Minggu, 14 Oktober 2018 - 13:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menlu Palestina Riyad al-Maliki mendampingi Menlu RI Retno Marsudi saat memberikan sambutan pada jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2QPAZ9A
Menlu Palestina Riyad al-Maliki mendampingi Menlu RI Retno Marsudi saat memberikan sambutan pada jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta. Sumber foto: https://bit.ly/2QPAZ9A

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki meyakini keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tidak hanya menyuarakan kepentingan Indonesia tapi juga mewakili Palestina.

"Ini sangat penting dan kami meyakini Indonesia yang terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB tahun depan juga mewakili suara Palestina dan penderitaan masyarakat Palestina," kata Maliki di Jakarta, Minggu (14/10).

Dia juga menambahkan bahwa keanggotaan Indonesia di DK PBB juga menjadi kesempatan yang baru bagi Palestina untuk membantu negara yang diduduki Zionis Israel tersebut menjadi negara yang merdeka. Ia mengatakan, Palestina sangat senang ketika Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB untuk periode 2019-2020. "Kami yakin Indonesia sebagai anggota DK PBB, kami berada di tangan yang tepat," katanya.

Dikutip Antara, Menlu al Maliki hadir bersama Menlu RI Retno Marsudi pada acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina yang digagas Kementerian Luar Negeri RI.

Indonesia mendapatkan kursi DK PBB untuk kelompok kawasan Asia-Pasifik melalui pemilihan di Majelis Umum yang berlangsung di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, pada Juni lalu. Indonesia akan resmi mengisi kursi DK-PBB tersebut sejak 1 Januari 2019. Melalui pemilihan tertutup di Majelis Umum PBB, Indonesia berhasil meraih 144 suara.

Indonesia terpilih bersama empat negara lain anggota PBB, yakni Afrika Selatan untuk kelompok kawasan Afrika, Republik Dominika untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia serta Jerman dan Belgia untuk kawasan Eropa Barat dan negara lain. Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap DK-PBB pada masa 1973-1974, 1995-1996 dan 2007-2008.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 18 Oktober 2018 - 21:59 WIB

LPSK imbau seluruh pihak lawan serangan terhadap ahli

Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki meyakini keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tidak hanya menyuarakan kepentingan Indonesia tapi juga mewakili Palestina.

"Ini sangat penting dan kami meyakini Indonesia yang terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB tahun depan juga mewakili suara Palestina dan penderitaan masyarakat Palestina," kata Maliki di Jakarta, Minggu (14/10).

Dia juga menambahkan bahwa keanggotaan Indonesia di DK PBB juga menjadi kesempatan yang baru bagi Palestina untuk membantu negara yang diduduki Zionis Israel tersebut menjadi negara yang merdeka. Ia mengatakan, Palestina sangat senang ketika Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap DK PBB untuk periode 2019-2020. "Kami yakin Indonesia sebagai anggota DK PBB, kami berada di tangan yang tepat," katanya.

Dikutip Antara, Menlu al Maliki hadir bersama Menlu RI Retno Marsudi pada acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina yang digagas Kementerian Luar Negeri RI.

Indonesia mendapatkan kursi DK PBB untuk kelompok kawasan Asia-Pasifik melalui pemilihan di Majelis Umum yang berlangsung di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, pada Juni lalu. Indonesia akan resmi mengisi kursi DK-PBB tersebut sejak 1 Januari 2019. Melalui pemilihan tertutup di Majelis Umum PBB, Indonesia berhasil meraih 144 suara.

Indonesia terpilih bersama empat negara lain anggota PBB, yakni Afrika Selatan untuk kelompok kawasan Afrika, Republik Dominika untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia serta Jerman dan Belgia untuk kawasan Eropa Barat dan negara lain. Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap DK-PBB pada masa 1973-1974, 1995-1996 dan 2007-2008.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com