Senin, 22 Oktober 2018 | 22:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Indonesia inisiasi standar pengelolaan wakaf

Minggu, 14 Oktober 2018 - 15:27 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya saat pembukaan Sharia Economic Forum di sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018, Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10). Sumber foto: https://bit.ly/2OpsSDZ
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya saat pembukaan Sharia Economic Forum di sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018, Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10). Sumber foto: https://bit.ly/2OpsSDZ

Elshinta.com - Indonesia dalam Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 menginisiasi prinsip-prinsip utama wakaf atau The Waqf Core Principles (WCP) sebagai kerangka tata kelola untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan wakaf.

"Harapannya prinsip-prinsip utama itu dapat memberikan panduan untuk pengelolaan wakaf dan pengembangannya di masa mendatang," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10).

Standar operasional wakaf dalam WCP disusun atas inisiatif Bank Indonesia bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia dan Institut Riset dan Pelatihan Islam Bank Pembangunan Islam (IRTI-IsDB). WCP dibentuk untuk mencapai beberapa sasaran, di antaranya menyediakan penjelasan mengenai posisi dan peran sistem pengawasan dan pengelolaan wakaf dalam program pembangunan ekonomi.

Selain itu, WCP juga ditujukan untuk menyediakan metodologi untuk mengatur prinsip-prinsip utama dalam sistem pengawasan dan pengelolaan wakaf. WCP sendiri memuat 29 prinsip dalam dokumennya. Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan bahwa instrumen keuangan syariah wakaf linked sukuk juga mulai diperkenalkan sejalan dengan standar yang telah ditetapkan dalam WCP.

Ia menjelaskan bahwa wakaf linked sukuk tersebut berbentuk wakaf tunai yang sumber dananya nanti akan digunakan untuk aktivitas ekonomi berbasis syariah yang berdampak sosial. "Salah satunya mungkin sebagian akan digunakan untuk pendanaan korban bencana yang ada di Lombok dan Palu," kata Dodi.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Anwar Bashori mengatakan bahwa saat ini sudah ada komitmen wakaf tunai sekitar Rp20-25 miliar yang ditujukan untuk pengembangan sukuk linked wakaf. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah. Sebelumnya, BI juga telah meluncurkan dokumen Zakat Core Principles (ZCP) pada World Humanitarian Summit of United Nations di Istanbul, Turki pada 23 Mei 2016 lalu.

Zakat Core Principles merupakan kontribusi Indonesia terhadap pengembangan standar pengaturan zakat yang lebih baik. Dokumen tersebut memuat 18 prinsip, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Indonesia dalam Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 menginisiasi prinsip-prinsip utama wakaf atau The Waqf Core Principles (WCP) sebagai kerangka tata kelola untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan wakaf.

"Harapannya prinsip-prinsip utama itu dapat memberikan panduan untuk pengelolaan wakaf dan pengembangannya di masa mendatang," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10).

Standar operasional wakaf dalam WCP disusun atas inisiatif Bank Indonesia bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia dan Institut Riset dan Pelatihan Islam Bank Pembangunan Islam (IRTI-IsDB). WCP dibentuk untuk mencapai beberapa sasaran, di antaranya menyediakan penjelasan mengenai posisi dan peran sistem pengawasan dan pengelolaan wakaf dalam program pembangunan ekonomi.

Selain itu, WCP juga ditujukan untuk menyediakan metodologi untuk mengatur prinsip-prinsip utama dalam sistem pengawasan dan pengelolaan wakaf. WCP sendiri memuat 29 prinsip dalam dokumennya. Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan bahwa instrumen keuangan syariah wakaf linked sukuk juga mulai diperkenalkan sejalan dengan standar yang telah ditetapkan dalam WCP.

Ia menjelaskan bahwa wakaf linked sukuk tersebut berbentuk wakaf tunai yang sumber dananya nanti akan digunakan untuk aktivitas ekonomi berbasis syariah yang berdampak sosial. "Salah satunya mungkin sebagian akan digunakan untuk pendanaan korban bencana yang ada di Lombok dan Palu," kata Dodi.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Anwar Bashori mengatakan bahwa saat ini sudah ada komitmen wakaf tunai sekitar Rp20-25 miliar yang ditujukan untuk pengembangan sukuk linked wakaf. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah. Sebelumnya, BI juga telah meluncurkan dokumen Zakat Core Principles (ZCP) pada World Humanitarian Summit of United Nations di Istanbul, Turki pada 23 Mei 2016 lalu.

Zakat Core Principles merupakan kontribusi Indonesia terhadap pengembangan standar pengaturan zakat yang lebih baik. Dokumen tersebut memuat 18 prinsip, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com