NTB ingin percepat pencairan bantuan korban gempa
Elshinta
Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:48 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
NTB ingin percepat pencairan bantuan korban gempa
Dampak gempa Lombok, NTB. Sumber foto: https://bit.ly/2KzdjCG

Elshinta.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menginstruksikan para bupati dan wali kota yang daerahnya pada Agustus terdampak gempa segera melakukan koordinasi untuk membantu mempercepat proses pencairan bantuan dana untuk pembangunan kembali atau perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa. 

"Mari bergerak bersama-sama agar pemerintah pusat melihat kita serius bekerja dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB ini," katanya saat memimpin rapat koordinasi di Mataram, Selasa (16/10).

Rapat yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, jajaran pejabat kabupaten/kota se-NTB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, BRI dan pihak terkait lain itu fokus membahas pencairan dana rekonstruksi dan rehabilitasi korban gempa di NTB.

"Jangan sampai pemerintah dikira berbohong, karena sampai saat ini dana belum juga dicairkan, untuk itulah Presiden Jokowi telah menyederhanakan proses pencairan menjadi hanya satu halaman saja, hanya perlu ditandatangani oleh Ketua Pokmas dan PPK," katanya, seperti dikutip Antara.

Gubernur meminta bantuan dana sudah masuk ke rekening bank sekitar 7.000 korban gempa penerima bantuan rekonstruksi rumah sebelum Presiden Joko Widodo sesuai jadwal tiba di NTB pada Kamis (18/10). "Saya berharap Pokmas dan PPK bisa tanda tangan besok (Rabu) dan Kamis (18/10) sudah cair, sehingga masyarakat tidak ada kecurigaan terkait permasalahan bantuan gempa," ujarnya.

Bupati Sumbawa Barat W Musyafirin, yang hadir dalam rapat tersebut, menyatakan siap memastikan seluruh warganya yang terdampak gempa sudah menerima bantuan paling lambat Kamis (18/10). "Kabupaten Sumbawa Barat siap," katanya.

Ia menyatakan bahwa berdasar hasil pendataan dan verifikasi gempa bumi di Sumbawa Barat menyebabkan 15.361 rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan.

Di Sumbawa Barat, ia menjelaskan, ada 193 kelompok masyarakat (Pokmas) dengan 19 ribu lebih anggota yang akan membantu mempercepat pencairan bantuan dana bagi korban gempa. "Semua sudah terverifikasi dengan baik dan untuk tahap pertama 3.000 - 4.000 yang akan dicairkan," kata Musyafirin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kekeringan landa puluhan desa di Cianjur
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat daerah ...
Pertamina salurkan bantuan untuk korban gempa bumi di Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.2 di 62 kilometer Timur Laut Labuh...
Enam orang meninggal akibat gempa Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nas...
Hal ini masih dirasakan warga korban gempa Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Para pengungsi korban gempa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Sela...
Satu rumah rusak berat di Buleleng akibat gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Sebuah rumah di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Ka...
BNPB: 3.104 orang mengungsi akibat gempa Halmahera Selatan
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:10 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Bada...
Pemkab Halmahera Selatan butuh tenda untuk korban gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara membutuhkan tenda untuk did...
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa Jembrana Bali
Selasa, 16 Juli 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Jembrana Provinsi Bali pada ...
Kades di Halmahera gunakan Dana Desa untuk kebutuhan korban gempa
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Kepala desa (Kades) di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku U...
Gempa Jembrana akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Jembrana, Pr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once