Presiden minta dana bantuan korban Lombok segera diberikan
Elshinta
Rabu, 17 Oktober 2018 - 07:06 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Presiden minta dana bantuan korban Lombok segera diberikan
Presiden Jokowi menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/10) siang. Sumber foto: https://bit.ly/2OrMgjy

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) agar sistem peringatan dini, edukasi mengenai kebencanaan, kesiapan manajemen bencana, betul-betul diperhatikan, khususnya di seluruh daerah yang rawan bencana.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) tentang Evaluasi Penanganan Bencana, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/10). 

Pada kesempatan itu, Presiden menyambut baik keputusan untuk menyederhanakan prosedur pengambilan uang bagi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Prosedur pengambilan uang tersebut dipangkas dari 17 menjadi tinggal 1 prosedur saja yang diikuti, sehingga di lapangan betul-betul bisa dilaksanakan pembagian uang bantuan pembangunan rumah itu.

Baca juga: Para pemimpin ASEAN sampaikan simpati atas gempa Sulteng dan Lombok

“Jangan sampai uangnya sudah diberikan tapi nggak bisa dicairkan ya untuk apa. Sehingga satu prosedur tapi dengan akuntabilitas yang memang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan itu yang kita ikuti,” kata Presiden Jokowi, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Presiden menegaskan, dirinya tidak mau lagi melihat masyarakat masih merasa rumit, merasa terbelit-belit. Menurut Presiden, ini yang harus segera dipangkas disederhanakan.

“Tapi sekali lagi tanpa harus mengabaikan prinsip-prinsip akuntabilitas keuangan,” pesan Presiden Jokowi seraya menambahkan, pada Kamis (18/10) besok nanti dirinya akan melihat langsung kecepatan pencairan dari anggaran yang sudah diberikan kepada warga itu seperti apa. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bersatunya warga Jatimulya membangun akses pertanian bersama TNI
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:13 WIB
Elshinta.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 Kodim 0712/Tegal...
KPK berharap hasil investigasi tim gabungan temukan penyerang Novel
Rabu, 17 Juli 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengharapkan ...
Lebih dari 60.000 anggota jemaah Indonesia telah tiba di Tanah Suci
Rabu, 17 Juli 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Lebih dari 60.000 anggota jemaah calon haji Indonesia telah tiba di Tanah S...
Sutiaji lakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bahrul Maghfiroh
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Malang, H Sutiaji melakukan peletakan batu dan pengecoran pertama...
Warga Arso 2 serahkan satu pucuk senpi rakitan ke Yonif PR 328/DGH
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Seorang warga Arso 2, Kabupaten Keerom berinisial NW (48) menyerahkan satu ...
Puluhan lansia di Jayapura mendapat pengobatan gratis
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Puluhan warga Lanjut Usia (Lansia) mendapat pengobatan gratis dari Pemerint...
Indonesia jadikan NEST peluang pengembangan riset `brand nasional`
Rabu, 17 Juli 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI aka...
1.200 personel Satgas Karhutla pusat diterjunkan ke Kalsel
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.200 personel Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran hutan dan lahan (Ka...
PKB: Menteri di kabinet mendatang harus berani dan loyal
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding mengatakan menteri-menteri yang mengisi d...
Indonesia-Singapura bahas 6 bidang kerja sama
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia dan Singapura membahas enam bidang kerja sama dalam 7t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once