Panglima libatkan Babinsa fasilitator hunian tahan gempa
Elshinta
Kamis, 18 Oktober 2018 - 06:39 WIB |
Panglima libatkan Babinsa fasilitator hunian tahan gempa
Petugas PLN memasang jaringan listrik di bangunan rumah transisi korban gempa bumi. Sumber foto: https://bit.ly/2ErjkUk

Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan Pemerintah melibatkan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai fasilitator atau pendamping masyarakat terdampak gempa dalam percepatan pembangunan hunian tahan gempa di Lombok dan Sumbawa, NTB.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang ditemui wartawan di Mataram, Rabu (17/10) menjelaskan, tugas tambahan yang diberikan kepada Babinsa ini mengondisikan kebutuhan Pemerintah yang sedang kekurangan sumber daya manusia dalam percepatan pembangunan hunian tahan gempa.

"Sesuai kondisi SDM yang ada saat ini, Babinsa kita libatkan sebagai fasilitator," kata Marsekal Hadi Tjahjanto saat mendampingi kunjungan Menko PMK Puan Maharani bersama rombongan menemui masyarakat terdampak gempa di Lingkungan Pengempel Indah, Kota Mataram.

Terkait dengan jumlah personel yang dilibatkan sebagai fasilitator, Panglima TNI tidak menyebutkan. Namun dia menjelaskan bahwa peran Babinsa yang berada dekat dengan masyarakat diminta untuk menjalankan tugas agar hasilnya maksimal. 

Bahkan untuk memperlancar progres pembangunan hunian tahan gempa, baik berupa Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) dan Rumah Instan Konvensional (Riko), kepolisian melalui personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) juga turut dilibatkan, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Maluku Tenggara Barat
Minggu, 22 September 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan Magnitudo (M) 6,4 terjadi di wilayah Maluku Tenggara Barat pada Minggu...
TMC masih terus dilakukan di langit Kalimantan dan Riau
Sabtu, 21 September 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan operasi Teknologi Modifi...
Pasca-gempa M 4,2 di Lebak, BPBD belum terima adanya laporan kerusakan
Sabtu, 21 September 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak,...
BMKG deteksi 1.182 titik panas di Sumatera
Sabtu, 21 September 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.182 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau ...
Krisis air bersih landa 19 kecamatan di Lebak
Sabtu, 21 September 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan sebanyak 19 ...
Gempa M 5,1 guncang Halmahera Selatan, tak berpotensi tsunami
Sabtu, 21 September 2019 - 06:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah terjadi gempa...
Gempa bermagnitudo 4,3 guncang Kaimana Papua Barat
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua ...
21 September 2016, banjir bandang di Garut diyakini terparah sepanjang sejarah
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menyatakan banjir bandang di...
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)