Saat Presiden Jokowi tinjau RISHA dan tahu keinginan masyarakat Lombok
Elshinta
Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:33 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Saat Presiden Jokowi tinjau RISHA dan tahu keinginan masyarakat Lombok
Presiden Jokowi meninjau pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) untuk warga terdampak gempa, di Sumbawa Barat, NTB, Kamis (18/10) siang. Sumber foto: https://bit.ly/2AhLugw

Elshinta.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (18/10), Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). 

RISHA merupakan salah satu teknologi pembangunan rumah tahan gempa yang ditawarkan kepada masyarakat Lombok, NTB, yang ingin kembali membangun rumahnya setelah ambruk diguncang gempa. RISHA didesain untuk mampu menahan guncangan gempa besar dan mampu dibangun dengan cepat. Hal ini merupakan karakteristik pembangunan rumah yang dibutuhkan masyarakat Lombok saat ini.

“Ini salah satu rumah yang telah dibangun (struktur konstruksi). Tadi saya tanya ke pemilik baru empat hari dibangun. Artinya memang cepat sekali,” kata Presiden Jokowi saat melakukan peninjauan di lokasi pembangunan RISHA di Kecamatan Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis siang.

Diinformasikan melalui laman resmi Setkab, saat peninjauan itu, Presiden menyaksikan sejumlah rumah yang dibangun dengan menggunakan teknologi RISHA. Tampak sejumlah rumah yang sudah berdiri tegak struktur kolom bangunan beserta rangka atap yang hampir diselesaikan.

Presiden juga sempat bertanya kepada seorang pemilik rumah mengenai alasannya memilih RISHA sebagai solusi pembangunan kembali huniannya yang ambruk pascabencana gempa. Pemilik menuturkan bahwa dirinya ingin agar pembangunan rumahnya dapat selesai dengan cepat untuk langsung dihuni kembali.

“Saya tadi tanya ke pemilik kenapa membangunnya rumah ini? Biar cepat selesai, selesai dihuni. Saya rasa semua inginnya seperti itu,” ucap Presiden menirukan.

Namun, pemerintah tetap memberikan pilihan kepada masyarakat Lombok yang ingin kembali membangun tempat tinggalnya, apakah menggunakan RISHA atau membangun rumah konvensional dengan kayu atau bahan-bahan lainnya. Presiden mengingatkan, pilihan apapun yang nantinya diambil, agar tetap membangun dengan konstruksi yang tahan goncangan gempa.

“Tapi rakyat diberikan pilihan-pilihan. Silakan memilih yang RISHA, atau yang konvensional pakai kayu. Plilihan itu silakan rakyat yang menentukan,” ujarnya.

Baca juga: Berada di garis cincin api, Presiden ingatkan masyarakat siaga bencana

Kepala Negara berharap agar masyarakat Lombok dapat segera kembali membangun dan menghuni tempat tinggalnya. Apalagi pemerintah baru saja melakukan penyederhanaan prosedur pencairan dana bantuan pemerintah sehingga masyarakat dapat lebih muda melakukan pencairan dana bantuan pembangunan kembali rumah mereka.

“Sekarang ini yang sudah pegang tabungan itu sudah bisa mencairkan dengan hanya satu prosedur,” tutur Kepala Negara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung tiga kali erupsi sejak pagi
Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:36 WIB
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak Kamis (13/8) pagi mengalami tiga kali erups...
BPBD Karo minta warga waspadai lahar panas erupsi Gunung Sinabung
Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:12 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera ...
Forkopimcam Kelumpang Kalsel gelar rakor cegah karhutla 
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:11 WIB
Forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Kelumpang Hilir, Kalimantan Selatan mela...
Kekeringan landa tujuh kecamatan di Pasuruan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:47 WIB
Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami kekeringan. Badan Penanggulang...
Gempa susulan masih terus terjadi di Sumba Barat Daya
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan masih terus terjadi hing...
Abu vulkanik letusan Gunung Sinabung sampai ke Langkat
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:25 WIB
Hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, pada Seni...
BPBD: Sulteng masih dibayangi banjir
Senin, 10 Agustus 2020 - 12:36 WIB
Sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah hingga kini masih dibayangi bencana alam, khususnya ban...
Warga-wisatawan diminta secepatnya tinggalkan zona merah Gunung Sinabung
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:10 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Perangin-angin memin...
Pekan ini banjir melanda sebagian Sulteng, Jabar tanpa zona merah
Minggu, 09 Agustus 2020 - 12:56 WIB
Pekan ini banjir melanda sebagian wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) ...
217 kali gempa susulan terjadi pasca gempa Sumba
Minggu, 09 Agustus 2020 - 11:42 WIB
Sebanyak 217 kali gempa susulan terjadi setelah gempa dengan magnitudo 5,5 melanda bagian wilayah Su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)