Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis
Elshinta
Jumat, 19 Oktober 2018 - 20:46 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Administrator
Cara “mencuri” followers akun instagram kompetitor bisnis
Sumber foto: https://bit.ly/2Qo6GaC

Elshinta.com - Saat ini, Instagram menjadi media sosial yang paling efektif untuk memasarkan produk. Kontennya yang memang dirancang khusus untuk visual membuat konten visual atau audio visual yang memang efektif untuk menarik perhatian konsumen jadi punya tempat yang pas. Selain itu, fitur instastory yang bisa diselipkan link untuk akun dengan jumlah followers lebih dari 10.000, membuat Instagram juga punya daya konversi tinggi. Berbeda dengan beberapa tahun lalu di mana link, hanya bisa diklik dari bio akun saja. 

Mendapatkan followers akun di Instagram terbilang “gampang-gampang susah”. Dikatakan gampang bila sebuah akun memiliki 5.000 atau 1.000, maka pertumbuhan akunnya relatif lebih mudah dan cepat. Asalkan dikelola secara baik. Namun, untuk merintis pada jumlah followers sebanyak itu, butuh usaha yang tidak mudah. Sangat sulit untuk meraih jumlah followers sebanyak itu bila tidak dengan endorse atau iklan berbayar. 

Ada cara gratis namun cukup efektif untuk meningkatkan jumlah followers akun instagram. Caranya adalah dengan “menfollow” atau mengikuti akun-akun media sosial pengguna sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, ada harapan atau peluang terjadinya “follback” atau followers baru dari akun-akun yang kita follow. Persentasenya memang kecil dan tidak bisa diukur secara pasti. Misalnya, kamu “menfollow” 50 akun instagram, maka kemungkinan kamu bisa mendapatkan follback 1 persennya. 

Efektivitasnya bila ditingkatkan dengan mengalikan kuantitas “menfollow” akun orang lain tersebut. Makin banyak akun yang kamu follow, makin banyak pula peluang mendapatkan following dari orang lain. Tetapi, perlu diingat bahwa aktivitas follow orang tersebut tidak boleh dilakukan secara terus-terus menerus. Idealnya, Instagram akan memeringatkan kita bila menfollow akun lebih dari 50 kali selama kurun waktu satu jam. 

Lalu, untuk mendapatkan followers yang benar-benar sesuai dengan produk kita, sebaiknya kita hanya “menfollow” akun-akun yang memang punya ketertarikan dengan produk tersebut. Caranya dengan mencari akun-akun yang beraktivitas di situs kompetitor bisnis kita, entah itu sekadar memberikan “love” atau bahkan komentar. 

Sebenarnya, kita bisa langsung mengikuti orang-orang yang menjadi followers akun Instagram kompetitor kita tersebut. Namun, bisa jadi orang yang kita follow sudah tidak aktif, atau hanya sekadar follow. Oleh karenanya, utamakan orang-orang yang berkaktivitas di akun kompetitor tadi. Bukalah unggahan terakhir akun tersebut, buka komentarnya dan follow mereka yang berkomentar. Lakukan hal ini dengan konsisten, niscara akan ada pertumbuhan jumlah followers di akun media sosial kamu. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Riset: Transformasi digital UMKM perlu edukasi dan pendampingan
Kamis, 08 April 2021 - 10:54 WIB
NeuroSensum, perusahaan riset konsumen berbasis neurosains dan kecerdasan artifisial, memaparkan has...
Pemkot Surabaya siap pamerkan produk 1.400 UMKM
Sabtu, 03 April 2021 - 10:30 WIB
Dinas Perdagangan Kota Surabaya siap memamerkan produk dari 1.400 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ...
Digitalisasi UMKM untuk bertahan, maju, dan naik kelas
Sabtu, 27 Maret 2021 - 18:55 WIB
Ketika pandemi COVID-19 mulai melanda Indonesia pada awal Maret 2020, usaha mikro kecil menengah (UM...
Aktivitas pameran UMKM di Depok mulai diperbolehkan
Jumat, 26 Maret 2021 - 17:19 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok Jawa Barat Dadang Wihana mengatakan untuk me...
UMKM Surabaya minta penambahan jam operasional selama PPKM
Jumat, 26 Maret 2021 - 09:01 WIB
Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) makanan di Kota Surabaya, Jawa Timur meminta penambahan jam...
Beragam dampak positif yang timbul dari kehadiran holding ultra mikro
Minggu, 21 Maret 2021 - 06:34 WIB
Rencana pemerintah membentuk holding atau perusahaan induk ultra mikro yang melibatkan tiga BUMN yak...
Industri kreatif Depok siapkan program digital marketing
Jumat, 19 Maret 2021 - 12:15 WIB
 Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD) menyiapkan sejumlah program digital marketing untuk meningk...
UMKM akui digitalisasi mudahkan berbisnis
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:58 WIB
Sejumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terlibat dalam program Gerakan Nasional Bangga Buata...
Kiat manfaatkan platform digital untuk iklankan produk UMKM
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:37 WIB
Marketing Director Kantar Indonesia, Fanny Murhayati, membagikan beberapa kiatnya untuk pelaku usaha...
Pemkab Lombok Utara bangkitkan ekonomi dengan bazar UMKM
Senin, 08 Maret 2021 - 20:27 WIB
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat menggelar bazar produk usaha mikro kecil dan m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV