Jumat, 16 November 2018 | 19:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Senin, 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2q3D4TX
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2q3D4TX

Elshinta.com - Pengamat Ekonomi dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr James Adamm menilai bahwa kehadiran wisatawan delegasi IMG-WB di Labuan Bajo, Manggarai Barat, sangat berdampak bagi ekonomi NTT, khususnya bagi kabupaten itu.

"Untuk jangka pendek kunjungan delegasi IMF-WB berdampak positif sebab ada pemasukan bagi hotel, restoran dan pelaku wisata selama mereka berkunjung," katanya di Kupang, Senin (22/10).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kunjungan delegasi IMF-WB ke Labuan Bajo, usai mengelar pertemuan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober lalu.

Ia mengatakan, dampak positif jangka panjang juga ada ketika wisatawan delegasi IMF-WB itu mengekspos kesan positif mereka selama berlibur di Labuan Bajo baik kepada publik di negera mereka maupun kepada teman, rekan kerja, dan keluarga mereka.

"Kunjungan delegasi IMF-WB secara khusus akan memberikan nilai tambah bagi pariwisata Indonesia sebab tentu akan menjadi perhatian dari 189 negara peserta maupun negara lain yang tidak ikut dalam pertemuan tahunan tersebut," tambahnya, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, Pemerintah NTT sendiri pasti mendapat keuntungan baik secara langsung dan tidak langsung.

Ia mengatakan, paling tidak,  nama NTT mendunia dengan adanya kunjungan delegasi tersebut. Oleh karena itu Pemda NTT harus mempromosikan secara mendunia objek wisata yang ada, apalagi untuk Labuan Bajo dan pulau Komodo agar setiap calon wisatawan baik secara individu dan kelompok dapat mengetahuinya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual SDGs | 16 November 2018 - 19:35 WIB

Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs

Lingkungan | 16 November 2018 - 19:24 WIB

Hadapi musim penghujan, Pemkab Kudus petakan daerah rawan banjir

Megapolitan | 16 November 2018 - 19:13 WIB

YLKI: KAI setengah hati respon pencopotan iklan rokok di stasiun

Kecelakaan | 16 November 2018 - 18:59 WIB

Tim DVI kembali identifikasi tiga korban Lion Air

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 18:37 WIB

PT KAI siapkan 20 kereta tambahan untuk Natal dan Tahun Baru

Elshinta.com - Pengamat Ekonomi dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr James Adamm menilai bahwa kehadiran wisatawan delegasi IMG-WB di Labuan Bajo, Manggarai Barat, sangat berdampak bagi ekonomi NTT, khususnya bagi kabupaten itu.

"Untuk jangka pendek kunjungan delegasi IMF-WB berdampak positif sebab ada pemasukan bagi hotel, restoran dan pelaku wisata selama mereka berkunjung," katanya di Kupang, Senin (22/10).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kunjungan delegasi IMF-WB ke Labuan Bajo, usai mengelar pertemuan di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober lalu.

Ia mengatakan, dampak positif jangka panjang juga ada ketika wisatawan delegasi IMF-WB itu mengekspos kesan positif mereka selama berlibur di Labuan Bajo baik kepada publik di negera mereka maupun kepada teman, rekan kerja, dan keluarga mereka.

"Kunjungan delegasi IMF-WB secara khusus akan memberikan nilai tambah bagi pariwisata Indonesia sebab tentu akan menjadi perhatian dari 189 negara peserta maupun negara lain yang tidak ikut dalam pertemuan tahunan tersebut," tambahnya, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, Pemerintah NTT sendiri pasti mendapat keuntungan baik secara langsung dan tidak langsung.

Ia mengatakan, paling tidak,  nama NTT mendunia dengan adanya kunjungan delegasi tersebut. Oleh karena itu Pemda NTT harus mempromosikan secara mendunia objek wisata yang ada, apalagi untuk Labuan Bajo dan pulau Komodo agar setiap calon wisatawan baik secara individu dan kelompok dapat mengetahuinya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com