Jumat, 16 November 2018 | 19:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala AFC U-19

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Senin, 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Pemain timnas U-19 Indonesia, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri merayakan gol yang dicetak rekannya ke gawang Qatar, dalam lanjutan laga Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu (21/10). Sumber foto: https://bit.ly/2EBIQ9o
Pemain timnas U-19 Indonesia, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri merayakan gol yang dicetak rekannya ke gawang Qatar, dalam lanjutan laga Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu (21/10). Sumber foto: https://bit.ly/2EBIQ9o

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola U-19 Indonesia, Indra Sjafri menyesalkan kesalahan individu pemainnya dalam laga kontra Qatar, pada lanjutan penyisihan Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu (21/10), yang berujung gol lawan.

Timnas U-19 Indonesia harus takluk dengan skor 5-6, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut.

"Dalam pertandingan tadi, yang menjadi masalah utama adalah individual pemain bukan organisasi tim," ujar Indra Sjafri usai pertandingan kontra Qatar.

Menurut Indra, dikutip Antara, hal ini menjadi salah satu evaluasi yang akan dilakukan dirinya dan tim.

Dia pun menunjuk kapten sekaligus bek tengah tim Nurhidayat Haji Haris sebagai sosok yang membuat kesalahan atas gol pertama Qatar di menit ketujuh.

Ketika itu, Nurhidayat gagal mengendalikan bola umpan silang dengan baik yang membuat bola beralih ke kaki pemain Qatar Hashim Ali. Nama terakhir ini tanpa kesulitan melesakkan bola ke gawang yang dikawal Muhamad Riyandi.

"Setelah membuat kesalahan, Nurhidayat berusaha menebus kekeliruannya dan itu justru membuatnya keluar dari permainan tim. Kami pun kebobolan lagi di babak pertama dan saya pun menggantinya di paruh kedua," tutur Indra.

Performa tim secara keseluruhan pun mendapat sorotan dari Indra. Menurut dia, para pemainnya cenderung bermain terburu-buru di awal pertandingan karena mengejar gol cepat.

Sayangnya, justru itu menjadi bumerang dan Indonesia bahkan tertinggal 0-3 ketika laga baru berjalan 24 menit.

"Pertahanan ini memang menjadi pekerjaan rumah kami," tutur pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Meski demikian, walau anak-anak asuhnya melakukan kesalahan dalam pertahanan, secara umum Indra senang dengan semangat juang pemainnya terutama di paruh kedua sehingga bisa memperkecil kedudukan dari 6-1 menjadi 6-5 di akhir pertandingan.

"Saya bangga dengan perjuangan pemain," kata Indra.
 
Timnas U-19 Indonesia dikalahkan Qatar dalam pertandingan lanjutan Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu, yang berakhir dengan skor 6-5.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A Piala U-19 Asia 2018 karena kalah "head to head" dengan Qatar yang bertengger di peringkat kedua, meski sama-sama berpoin tiga.

Uni Emirat Arab memimpin grup tersebut dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Adapun Taiwan menjadi juru kunci setelah tak pernah menang dari dua laga. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual SDGs | 16 November 2018 - 19:35 WIB

Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs

Lingkungan | 16 November 2018 - 19:24 WIB

Hadapi musim penghujan, Pemkab Kudus petakan daerah rawan banjir

Megapolitan | 16 November 2018 - 19:13 WIB

YLKI: KAI setengah hati respon pencopotan iklan rokok di stasiun

Kecelakaan | 16 November 2018 - 18:59 WIB

Tim DVI kembali identifikasi tiga korban Lion Air

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 18:37 WIB

PT KAI siapkan 20 kereta tambahan untuk Natal dan Tahun Baru

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola U-19 Indonesia, Indra Sjafri menyesalkan kesalahan individu pemainnya dalam laga kontra Qatar, pada lanjutan penyisihan Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu (21/10), yang berujung gol lawan.

Timnas U-19 Indonesia harus takluk dengan skor 5-6, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut.

"Dalam pertandingan tadi, yang menjadi masalah utama adalah individual pemain bukan organisasi tim," ujar Indra Sjafri usai pertandingan kontra Qatar.

Menurut Indra, dikutip Antara, hal ini menjadi salah satu evaluasi yang akan dilakukan dirinya dan tim.

Dia pun menunjuk kapten sekaligus bek tengah tim Nurhidayat Haji Haris sebagai sosok yang membuat kesalahan atas gol pertama Qatar di menit ketujuh.

Ketika itu, Nurhidayat gagal mengendalikan bola umpan silang dengan baik yang membuat bola beralih ke kaki pemain Qatar Hashim Ali. Nama terakhir ini tanpa kesulitan melesakkan bola ke gawang yang dikawal Muhamad Riyandi.

"Setelah membuat kesalahan, Nurhidayat berusaha menebus kekeliruannya dan itu justru membuatnya keluar dari permainan tim. Kami pun kebobolan lagi di babak pertama dan saya pun menggantinya di paruh kedua," tutur Indra.

Performa tim secara keseluruhan pun mendapat sorotan dari Indra. Menurut dia, para pemainnya cenderung bermain terburu-buru di awal pertandingan karena mengejar gol cepat.

Sayangnya, justru itu menjadi bumerang dan Indonesia bahkan tertinggal 0-3 ketika laga baru berjalan 24 menit.

"Pertahanan ini memang menjadi pekerjaan rumah kami," tutur pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Meski demikian, walau anak-anak asuhnya melakukan kesalahan dalam pertahanan, secara umum Indra senang dengan semangat juang pemainnya terutama di paruh kedua sehingga bisa memperkecil kedudukan dari 6-1 menjadi 6-5 di akhir pertandingan.

"Saya bangga dengan perjuangan pemain," kata Indra.
 
Timnas U-19 Indonesia dikalahkan Qatar dalam pertandingan lanjutan Grup A Piala U-19 Asia 2018, Minggu, yang berakhir dengan skor 6-5.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A Piala U-19 Asia 2018 karena kalah "head to head" dengan Qatar yang bertengger di peringkat kedua, meski sama-sama berpoin tiga.

Uni Emirat Arab memimpin grup tersebut dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Adapun Taiwan menjadi juru kunci setelah tak pernah menang dari dua laga. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Jumat, 16 November 2018 - 08:37 WIB
Piala AFF 2018

Timnas Indonesia bertekad raih poin di Thailand

Jumat, 16 November 2018 - 07:58 WIB
Piala AFF 2018

Timnas Indonesia matangkan taktik dan transisi permainan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com