NTB manfaatkan kayu sitaan untuk rekonstruksi bangunan terdampak gempa
Elshinta
Kamis, 25 Oktober 2018 - 07:45 WIB |
NTB manfaatkan kayu sitaan untuk rekonstruksi bangunan terdampak gempa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2O4kwMU

Elshinta.com - Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana memanfaatkan sitaan kayu hasil perambahan hutan untuk membantu membangunan rumah serta fasilitas umum yang rusak akibat serangkaian gempa pada Juli dan Agustus lalu.

"Kami akan berikan kayu-kayu tersebut setelah ada penetapan dari pengadilan. Sekarang kami sedang mengurus masalah tersebut," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB Madani Mukarom di Mataram, Kamis (25/10).

Madani menuturkan, ada sekitar 400 meter kubik kayu yang disita dalam beberapa tahun terakhir, yang tersimpan di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB serta Kabupaten Lombok Timur, serta Pulau Sumbawa.

Baca juga: Gempa NTB dan Sulteng momentum pentingnya penguatan PRB

Pemerintah daerah berencana memberikan kayu-kayu sitaan tersebut kepada aparatur sipil negara dan tenaga kontrak di lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB yang rumahnya rusak berat akibat gempa bumi.

Madani menyebutkan ada 169 orang aparat sipil negara dan tenaga kontrak yang rumahnya hancur akibat gempa bumi, tersebar di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Pulau Sumbawa. "Tapi kami juga pertimbangkan untuk memberikan sebagian kayu hasil sitaan tersebut untuk sekolah/madrasah yang rusak akibat gempa. Tinggal menunggu penetapan pengadilan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Mohammad Rum juga berharap kayu sitaan yang menumpuk di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB bisa diberikan kepada korban gempa untuk membangun rumah instan kayu (Rika) anti-gempa sesuai rekomendadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kayu hasil sitaan tersebut merupakan jenis kayu yang kuat. Sayang kalau ditumpuk jadi makanan rayap. Kenapa tidak diproses menjadi bahan membangun kembali rumah korban gempa," katanya.

Data BPBD NTB menunjukkan jumlah rumah rusak yang sudah terverifikasi hingga 8 Oktober 2018 sebanyak 177.280 unit dengan rincian 63.680 unit rusak berat, 26.536 unit rusak sedang, dan 87.064 unit rusak ringan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sejarah 22 September: Indonesia juara AFF dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Minggu, 22 September 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Hari ini dalam sejarah. Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final...
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Tenaga ahli Kemenkominfo ajak PMKRI perangi hoax
Sabtu, 21 September 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi RI, FX Bambang Irawan mengajak generas...
Kodim 0619 Purwakarta siap bangun jalan penghubung
Sabtu, 21 September 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 kembali digelar Kodim 0619 Purwakarta de...
Bupati Purwakarta geram oknum guru jadi pelaku video mesum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika geram dengan tindakan dua sosok guru yang mem...
Lebih dari 2.000 warga Kalteng kena ISPA akibat kebakaran lahan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Kabut asap karhutla sampai minggu kedua September 2019 telah menyebabkan 3.394 oran...
Aset negara Pulau Samalona dan Lae-lae akhirnya dikembalikan
Sabtu, 21 September 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Aset berupa lahan di Pulau Samalona dan Pulau Lae-lae akhirnya resmi dikembalikan o...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)