Polisi amankan pembawa bendera dalam kasus pembakaran bendera
Elshinta
Kamis, 25 Oktober 2018 - 19:55 WIB |
Polisi amankan pembawa bendera dalam kasus pembakaran bendera
Polisi amankan pembawa bendera dalam kasus pembakaran bendera. Foto: https://bit.ly/2OOx14F/Elshinta.

Elshinta.com - Polda Jawa Barat bersama Bareskrim Polri berhasil mengamankan orang yang membawa bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terkait kasus pembakaran bendera tersebut yang terjadi pada peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat.

"Sudah (diamankan)," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto melalui pesan singkat, Kamis (25/10).

Menurut dia, pembawa bendera yang berinisial US itu diamankan polisi di tempat kerjanya di Jalan Laswi, Bandung, hari ini (25/10).

Saat ini, status US masih sebagai saksi. Ia diamankan untuk kepentingan penyelidikan kasus, dan US diketahui bukan merupakan peserta acara HSN.

Saat ini penyidik masih meminta keterangan pria asal Garut itu seputar motifnya membawa bendera HTI ke peringatan Hari Santri.

"Sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan US," katanya.

Sebelumnya, pada Senin 22 Oktober, terjadi kasus pembakaran bendera yang dilakukan sejumlah orang dalam acara Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan, Garut.

Polisi menduga bendera yang dibakar tersebut merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), ormas yang telah dilarang pemerintah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BLT tak tepat sasaran, Kejaksaan tunggu disurati Pemda Dharmasraya
Rabu, 03 Juni 2020 - 13:09 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, masih menunggu surat pemberitahuan ...
Wakil Ketua MPR: Dana haji bukan untuk intervensi pasar
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:50 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menegaskan bahwa dirinya tidak setuju apabila dana haji digunakan u...
Pengamat kebijakan nilai pembatalan pemberangkatan haji langkah tepat
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:28 WIB
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr Slamet Rosyadi ...
Risma tekankan `tracing` dan pemetaan wilayah dalam penanganan COVID
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:17 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ...
Ditlantas Polda Metro perketat jalur pintas menuju Jakarta
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:06 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan pemetaan jalur-jalur pintas yang dilewati travel gelap un...
Yogyakarta terapkan tatanan normal baru secara bertahap
Rabu, 03 Juni 2020 - 10:55 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerapkan tatanan normal baru secara bertahap, berencana memulainya...
Presiden kumpulkan tokoh agama pascapembatalan keberangkatan haji
Rabu, 03 Juni 2020 - 10:21 WIB
Presiden Joko Widodo mengumpulkan sejumlah tokoh lintas agama pasca-keputusan Pemerintah RI untuk ti...
Soal `new normal`, Ketua MPR: Saya lebih suka dengan sebutan gaya hidup baru
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:04 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyatakan bahwa dirinya lebih suka menggunakan istilah gaya hidup bar...
Luhut klaim kasus COVID-19 di Indonesia terus menurun
Rabu, 03 Juni 2020 - 08:51 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim tren kasus C...
IAKMI sebut jika masyarakat abai protokol COVID-19 berpotensi gelombang kedua
Rabu, 03 Juni 2020 - 08:25 WIB
Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jakarta, Baequni mengatakan, jika masyaraka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV