Film `Marlina Si Pembunuh` raih penghargaan AWFF 2018
Elshinta
Sabtu, 03 November 2018 - 11:27 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Film `Marlina Si Pembunuh` raih penghargaan AWFF 2018
Sumber foto: https://bit.ly/2JB3c1y

Elshinta.com - Film Indonesia berjudul "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" yang dibintangi Marsha Timothy sukses meraih penghargaan Asian World Film Festival (AWFF) 2018 yang berlangsung di Culver City, Kalifornia, AS.

Film yang dalam bahasa Inggris berjudul "Marlina The Muderer in Four Acts" garapan sutradara Mouly Surya itu sukses meraih penghargaan juri khusus atau Snow Leopard Special Jury Award di AWFF tahun ini, yang diumumkan, pada Jumat waktu setempat.

Penghargaan bergengsi untuk film karya anak bangsa itu diserahkan oleh Silvia Bizio dan Kimberly Cheng kepada Konsul Jenderal Republik Indonesia Simon D.I. Soekarno, menurut pengumuman resmi AWFF. Dalam penghargaan juri AWFF ini "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" berhasil lolos menjadi salah satu dari tujuh yang terbaik di antara 17 film yang berkompetisi.

Bersama "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" adalah film Rusia "The Lord Eagle, Yakutia" arahan sutradara Eduard Novikov dinobatkan sebagai film terbaik atau Snow Leopard Best Film. Kemudian penghargaan aktor terbaik diraih Akylbek Abdykalykov dari Kirgiztan dalam film "Night Accident", sedangkan sutradara baru terbaik direbut Konstantin Khabenakiy asal Rusia dalam film "Sobibor".

Aktris terbaik direbut Zahraa Ghandour dari Irak yang bermain untuk film "The Journey". Emir Baigazin dari Kazakhstan mendapatkan penghargaan sebagai sutradara dan sinematografer terbaik untuk film "The River".

Untuk kategori film terbaik pilihan audiens atau Audience Award terpilih film Singapura berjudul "Buffalo Boys" arahan sutradara Mike Wiluan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trailer `Frozen II` angkat masa lalu Elsa
Rabu, 12 Juni 2019 - 10:59 WIB
Elshinta.com - Walt Disney Pictures akhirnya merilis trailer baru `Frozen II` pada Selasa ...
Penggemar Avengers buat petisi ganti cerita `Endgame`
Kamis, 06 Juni 2019 - 15:13 WIB
Elshinta.com - Para penggemar Marvel meluncurkan petisi yang menyerukan alternatif lain da...
Tiga hari tayang, `Aladdin` raup Rp12,3 triliun
Senin, 27 Mei 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Pendapatan film `Aladdin` dalam penutupan box office pekan lalu cukup mengg...
Wali Kota Tangerang ajak masyarakat dukung film nasional
Rabu, 22 Mei 2019 - 18:23 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Bukber Raya den...
Penelope Cruz dan Antonio Banderas reuni di karpet merah Cannes
Sabtu, 18 Mei 2019 - 16:50 WIB
Elshinta.com - Aktris Spanyol Penelope Cruz dan aktor Antonio Banderas, bersama sutradara ...
`Kuntilanak 2` sajikan kisah horor dibalut drama dan petualangan
Jumat, 17 Mei 2019 - 13:57 WIB
Elshinta.com - Film `Kuntilanak 2` yang tayang pada 4 Juni 2019, menawarkan hal baru berup...
Yayan Ruhian bangga `John Wick 3` hadirkan pencak silat dan kerambit
Rabu, 15 Mei 2019 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Yayan Ruhian merasa bangga telah memperkenalkan seni bela diri pencak silat...
Film `Star Wars` 2022 dibuat oleh pencipta `Game of Thrones`
Rabu, 15 Mei 2019 - 10:57 WIB
Elshinta.com - Setelah saga Skywalker usai pada Desember, kisah `Star Wars` selanjutnya ba...
Sutradara `John Wick 3` sebut `The Matrix 4` sedang dikerjakan
Minggu, 12 Mei 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Sutradara film `John Wick 3: Parabellum`, Chad Stahelski mengatakan jika seri ke...
Hayley Atwell terkesan adegan akhir `Avengers: Endgame`
Minggu, 12 Mei 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Bintang Marvel Studio Hayley Atwell atau pemeran tokoh Peggy Carter dalam film `...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)