Jumat, 16 November 2018 | 17:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Polisi imbau masyarakat jangan mudah terpancing hoax penculikan

Senin, 05 November 2018 - 21:14 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2SNIRdm
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2SNIRdm

Elshinta.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Bobby Marpaung mengatakan berita penculikan yang kian marak beredar di Media Sosial adalah berita tidak benar atau hoax.

“Saya tegaskan bahwa berita tentang tindak pidana penculikan itu tidak benar atau hoax. Soalnya, petugas Direktorat Reskrimum Polda Lampung, Satreskrim Polres/Polresta, Unit Reskrim Polsek, dan Bhabinkamtibmas telah melakukan pengecekan hasilnya tidak ada,” kata Bobby Marpaung, melalui pesan singkatnya yang dihimpun NTMC Polri, Senin (5/11).

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing dengan kabar tersebut yang dapat menyebabkan masyarakat menjadi resah.

“Sebagai efek jera dan mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku penyebar berita palsu, bakal dijerat UU No 11 Tahun 2008, tetang ITE, ancaman hukuman selama 6 tahun penjara,” ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Megapolitan | 16 November 2018 - 16:27 WIB

Sudinhub Jakpus tuntaskan titik macet pada 2019

Elshinta.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Bobby Marpaung mengatakan berita penculikan yang kian marak beredar di Media Sosial adalah berita tidak benar atau hoax.

“Saya tegaskan bahwa berita tentang tindak pidana penculikan itu tidak benar atau hoax. Soalnya, petugas Direktorat Reskrimum Polda Lampung, Satreskrim Polres/Polresta, Unit Reskrim Polsek, dan Bhabinkamtibmas telah melakukan pengecekan hasilnya tidak ada,” kata Bobby Marpaung, melalui pesan singkatnya yang dihimpun NTMC Polri, Senin (5/11).

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing dengan kabar tersebut yang dapat menyebabkan masyarakat menjadi resah.

“Sebagai efek jera dan mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku penyebar berita palsu, bakal dijerat UU No 11 Tahun 2008, tetang ITE, ancaman hukuman selama 6 tahun penjara,” ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com