Rabu, 14 November 2018 | 19:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Aktual Luar Negeri

Rusia kerahkan kapal perang dengan rudal jelajah ke laut tengah

Selasa, 06 November 2018 - 06:26 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2AOISai
Sumber Foto: https://bit.ly/2AOISai

Elshinta.com - Rusia mengatakan mengerahkan kapal perang barunya, yang berukuran sedang (fregat), dan dilengkapi sejumlah peluru kendali jelajah Kalibr ke Laut Tengah.

Fregat berpeluru kendali Kalibr itu diluncurkan pada Senin (5/11), beberapa bulan setelah Moskow memperkuat angkatan lautnya terkait Suriah. "Kapal Laksamana Makarov dari Armada Angkat Laut di Laut Hitam meninggalkan pangkalan AL Sevastopol dan berlayar menuju selat di Laut Hitam. Kapal itu akan bertugas di armada Angkatan Laut Rusia di Laut Tengah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan.

Pada masa lalu, Rusia menembakkan peluru kendali jelajah Kalibr dari fregat dan kapal selam, yang disiagakan di Laut Tengah, ke arah kelompok militan untuk membantu serangan tentara Suriah.

Kementerian itu tidak mengatakan apakah fregat tersebut direncanakan mengambil bagian dalam operasi militer di Suriah. Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak memasuki perang pada 2015.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Mei bahwa kapal-kapal militer Rusia bersenjatakan peluru kendali Kalibr akan secara permanen disiagakan di Laut Tengah untuk menghadapi keadaan, yang disebutnya sebagai ancaman teroris, di Suriah.

Rusia telah mengerahkan beberapa kapal perang ke Laut Tengah selama musim panas tahun ini --termasuk kapal Laksamana Grigorovich, Laksamana Essen dan Pytlivy-- bersama kapal landas Nikolai Filchenkov serta kapal perang kecil (korvet) berpeluru kendali, Vishny Volochek.

Surat kabar "Izvestia" pada Agustus mengungkapkan Rusia telah mengumpulkan kelompok angkatan laut terbesarnya di Laut Tengah, termasuk 10 kapal yang sebagian besar di antaranya dipersenjatai dengan rudal-rudal penjelajah Kalibr jarak jauh.

Koran itu melaporkan bahwa Rusia akan mengirimkan lebih banyak kapal dan bahwa dua kapal selam sudah lebih dulu dikerahkan, demikian dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - Rusia mengatakan mengerahkan kapal perang barunya, yang berukuran sedang (fregat), dan dilengkapi sejumlah peluru kendali jelajah Kalibr ke Laut Tengah.

Fregat berpeluru kendali Kalibr itu diluncurkan pada Senin (5/11), beberapa bulan setelah Moskow memperkuat angkatan lautnya terkait Suriah. "Kapal Laksamana Makarov dari Armada Angkat Laut di Laut Hitam meninggalkan pangkalan AL Sevastopol dan berlayar menuju selat di Laut Hitam. Kapal itu akan bertugas di armada Angkatan Laut Rusia di Laut Tengah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan.

Pada masa lalu, Rusia menembakkan peluru kendali jelajah Kalibr dari fregat dan kapal selam, yang disiagakan di Laut Tengah, ke arah kelompok militan untuk membantu serangan tentara Suriah.

Kementerian itu tidak mengatakan apakah fregat tersebut direncanakan mengambil bagian dalam operasi militer di Suriah. Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak memasuki perang pada 2015.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Mei bahwa kapal-kapal militer Rusia bersenjatakan peluru kendali Kalibr akan secara permanen disiagakan di Laut Tengah untuk menghadapi keadaan, yang disebutnya sebagai ancaman teroris, di Suriah.

Rusia telah mengerahkan beberapa kapal perang ke Laut Tengah selama musim panas tahun ini --termasuk kapal Laksamana Grigorovich, Laksamana Essen dan Pytlivy-- bersama kapal landas Nikolai Filchenkov serta kapal perang kecil (korvet) berpeluru kendali, Vishny Volochek.

Surat kabar "Izvestia" pada Agustus mengungkapkan Rusia telah mengumpulkan kelompok angkatan laut terbesarnya di Laut Tengah, termasuk 10 kapal yang sebagian besar di antaranya dipersenjatai dengan rudal-rudal penjelajah Kalibr jarak jauh.

Koran itu melaporkan bahwa Rusia akan mengirimkan lebih banyak kapal dan bahwa dua kapal selam sudah lebih dulu dikerahkan, demikian dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com