Rusia kerahkan kapal perang dengan rudal jelajah ke laut tengah
Selasa, 06 November 2018 - 06:26 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2AOISai

Elshinta.com - Rusia mengatakan mengerahkan kapal perang barunya, yang berukuran sedang (fregat), dan dilengkapi sejumlah peluru kendali jelajah Kalibr ke Laut Tengah.

Fregat berpeluru kendali Kalibr itu diluncurkan pada Senin (5/11), beberapa bulan setelah Moskow memperkuat angkatan lautnya terkait Suriah. "Kapal Laksamana Makarov dari Armada Angkat Laut di Laut Hitam meninggalkan pangkalan AL Sevastopol dan berlayar menuju selat di Laut Hitam. Kapal itu akan bertugas di armada Angkatan Laut Rusia di Laut Tengah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan.

Pada masa lalu, Rusia menembakkan peluru kendali jelajah Kalibr dari fregat dan kapal selam, yang disiagakan di Laut Tengah, ke arah kelompok militan untuk membantu serangan tentara Suriah.

Kementerian itu tidak mengatakan apakah fregat tersebut direncanakan mengambil bagian dalam operasi militer di Suriah. Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak memasuki perang pada 2015.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Mei bahwa kapal-kapal militer Rusia bersenjatakan peluru kendali Kalibr akan secara permanen disiagakan di Laut Tengah untuk menghadapi keadaan, yang disebutnya sebagai ancaman teroris, di Suriah.

Rusia telah mengerahkan beberapa kapal perang ke Laut Tengah selama musim panas tahun ini --termasuk kapal Laksamana Grigorovich, Laksamana Essen dan Pytlivy-- bersama kapal landas Nikolai Filchenkov serta kapal perang kecil (korvet) berpeluru kendali, Vishny Volochek.

Surat kabar "Izvestia" pada Agustus mengungkapkan Rusia telah mengumpulkan kelompok angkatan laut terbesarnya di Laut Tengah, termasuk 10 kapal yang sebagian besar di antaranya dipersenjatai dengan rudal-rudal penjelajah Kalibr jarak jauh.

Koran itu melaporkan bahwa Rusia akan mengirimkan lebih banyak kapal dan bahwa dua kapal selam sudah lebih dulu dikerahkan, demikian dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 21 Januari 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Mengawali progam rutin tahunan 2019, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 14 orang Palestina cedera, termasuk dua wartawan dan tiga petugas para...
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil memperjuangkan ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com -Bagi sektor industri nasional, Revolusi Industri 4.0 memberi peluang percepatan p...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com -Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya,...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berikrar bahwa setelah memangku jabatan Ke...
Senin, 14 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam ...
Minggu, 13 Januari 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Menteri luar negeri Turki dan timpalannya dari AS berbicara melalui telepon...
Minggu, 13 Januari 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Amal Mustafa Taramsi (43), yang ditembak hingga meninggal oleh tentara Isra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)