KAI Divre Tanjung Karang nyatakan 199 perlintasan ilegal
Selasa, 06 November 2018 - 07:15 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2QmQKow

Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjung Karang menyatakan terdapat 119 perlintasan ilegal atau liar serta terdapat 38 perlintasan yang terjaga berpalang di sepanjang jalur wilayahnya.

"Masih banyaknya perlintasan liar ini dapat membahayakan para pengendara roda dua dan empat yang sering melintas di perlintasan tersebut, karena tidak ada pengaman seperti penjaga dan palang pintu," kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Sapto Hartoyo di Bandarlampung, Selasa (6/11).

Sapto mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, khususnya yang sering melintas di perlintasan liar tanpa ada palang pintu dan penjaganya.

Sapto juga menyampaikan dari total 38 perlintasan terjaga berpalang ini dibagi menjadi dua, yaitu yang dijaga oleh pihak PT KAI berjumlah 20 palang pintu dan yang dijaga oleh Dinas Perhubungan (Satker) berjumlah 18 palang pintu.

Menurut dia, jumlah perlintasan kereta api yang berpalang akan bertambah bila pemerintah kabupaten/kota mengusulkan ke Ditjen Perkeretaapian untuk membangun palang pintu perlintasan tersebut.

"Kita harus mendorong kepada kabupaten/kota melalui Dinas Perhubungan untuk bisa meengusulkan pembangunan palang pintu perlintasan kereta api tersebut," katanya, seperti dikutip Antara.

Sapto menjelaskan, selain ada 119 perlintasan ilegal, Divre IV Tanjungkarang juga mencatat terdapat 60 perlintasan tidak berpalang dan tidak terjaga, ada dua perlintasan dibangun oleh perusahaan atau swasta, enam flyover dan dua underpass.

Selain dijaga oleh pihak PT KAI dan Dishub, perusahan atau swasta juga membangun dua palang pintu perlintasan kereta api yang langsung dijaga oleh petugas dari perusahan tersebut. "Jadi semua pihak ikut berperan untuk bisa meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api dengan membangun dan menempatkan petugas perusahaan untuk menjaganya," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 07 Januari 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Seorang tenaga kerja wanita asal Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Tu...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,7 terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara...
Jumat, 04 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Komisi X Anang Hermansyah mengkritisi soal hak cipta, memasu...
Kamis, 03 Januari 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan memiliki jumlah sumbangan dana kampanye terbesar di Kabupate...
Rabu, 02 Januari 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 13 jenazah korban tertimbun tanah longsor di Kampung Garehong, Dus...
Senin, 31 Desember 2018 - 14:11 WIB
Elshinta.com - Dua orang personel Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong ditembak orang ...
Minggu, 30 Desember 2018 - 15:19 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, mengatak...
Jumat, 28 Desember 2018 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga S. Uno melakukan safari ...
Kamis, 27 Desember 2018 - 14:47 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menangkap anggota komite eksekutif (Ex...
Kamis, 27 Desember 2018 - 12:57 WIB
Elshinta.com -  Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (26/12) menuduh Angkatan Udara...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)