Sabtu, 17 November 2018 | 10:33 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polda Sumut ringkus tujuh pelaku penculikan

Selasa, 06 November 2018 - 07:37 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2hvoCAs
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2hvoCAs

Elshinta.com - Personil Subdit III/Umum, Unit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara meringkus tujuh orang pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap tiga orang korban warga masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, dalam pemaparannya di Mapolda, Medan, Senin (5/11) mengatakan, dari tujuh orang yang diamankan itu, yakni enam warga sipil, dan satu oknum polisi.

Enam warga sipil itu berinisial MN (53), warga Jalan Sisingamangaraja Medan, dan PM (42), warga Jalan Pasar VII Beringin.

Kemudian, RM (33, warga Jalan Tani, Kwala Bekala, TPP (34), warga Jalan Luku I, Kwala Bekala, BH (46), warga Jalan Luku II, Kwala Bekala, dan DHM (43), warga Jalan Madura, Binjai. "Sedangkan oknum polisi berinisial PS (38) beralamat di Kwala Bekala," ujar Andi, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Polisi imbau masyarakat jangan mudah terpancing hoax penculikan

Ia mengatakan awalnya ketiga korban, Sakruddin (51), Masri (36) dan Dzulafri (42) naik mobil dari hotel Grand Inna dengan tujuan Jalan Ringroad Medan.

Namun, saat mobil yang ditumpangi korban berada di Jalan Gatot Subroto, para pelaku yang naik mobil dan mengendarai sepeda motor menghentikan kendaraan korban. "Selanjutnya, seorang pelaku menyuruh para korban menjumpai MN, di Hotel Polonia Medan. Di hotel itu, korban dianiaya MN yang merupakan otak pelaku penculikan tersebut," katanya.

Andi menjelaskan para pelaku kemudian membawa ketiga korban ke Hotel Kristal Jalan Padang Bulan. Para korban dipisah, dan Masri kembali dianiya pelaku.

Para korban dibawa ke daerah Jalan Sisingamangaraja, saat itu, ada beberapa saksi yang melihat peristiwa tersebut kemudian melapor ke Polda Sumut. "Polisi langsung turun ke TKP melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa adanya perlawanan," kata Andi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Personil Subdit III/Umum, Unit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara meringkus tujuh orang pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap tiga orang korban warga masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, dalam pemaparannya di Mapolda, Medan, Senin (5/11) mengatakan, dari tujuh orang yang diamankan itu, yakni enam warga sipil, dan satu oknum polisi.

Enam warga sipil itu berinisial MN (53), warga Jalan Sisingamangaraja Medan, dan PM (42), warga Jalan Pasar VII Beringin.

Kemudian, RM (33, warga Jalan Tani, Kwala Bekala, TPP (34), warga Jalan Luku I, Kwala Bekala, BH (46), warga Jalan Luku II, Kwala Bekala, dan DHM (43), warga Jalan Madura, Binjai. "Sedangkan oknum polisi berinisial PS (38) beralamat di Kwala Bekala," ujar Andi, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Polisi imbau masyarakat jangan mudah terpancing hoax penculikan

Ia mengatakan awalnya ketiga korban, Sakruddin (51), Masri (36) dan Dzulafri (42) naik mobil dari hotel Grand Inna dengan tujuan Jalan Ringroad Medan.

Namun, saat mobil yang ditumpangi korban berada di Jalan Gatot Subroto, para pelaku yang naik mobil dan mengendarai sepeda motor menghentikan kendaraan korban. "Selanjutnya, seorang pelaku menyuruh para korban menjumpai MN, di Hotel Polonia Medan. Di hotel itu, korban dianiaya MN yang merupakan otak pelaku penculikan tersebut," katanya.

Andi menjelaskan para pelaku kemudian membawa ketiga korban ke Hotel Kristal Jalan Padang Bulan. Para korban dipisah, dan Masri kembali dianiya pelaku.

Para korban dibawa ke daerah Jalan Sisingamangaraja, saat itu, ada beberapa saksi yang melihat peristiwa tersebut kemudian melapor ke Polda Sumut. "Polisi langsung turun ke TKP melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa adanya perlawanan," kata Andi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com