Sulut berhasil turunkan angka pengangguran
Selasa, 06 November 2018 - 07:53 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2D4A55s

Elshinta.com - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menurunkan angka pengangguran hingga pada Agustus 2018 sebesar 0,32 poin hingga menjadi 6,86 persen.

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Ateng Hartono, di Manado, Selasa (6/11).

Dia mengatakan, TPT pada Agustus 2018 sebesar 6,86 persen, turun 0,32 poin dalam setahun terakhir.

Dilihat dari tempat tinggalnya, katanya, TPT di perkotaan tercatat lebih tinggi dibanding di perdesaan. Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2017, maka TPT di perkotaan meningkat, sebaliknya di perdesaan mengalami penurunan.

"Hal ini kemungkinan didorong oleh adanya pembangunan sarana dan prasarana di perdesaan serta kemudahan untuk berusaha mikro kecil yang bersumber dari dana desa," kata Ateng, seperti dikutip Antara.

Baca juga: BPS: Tingkat pengangguran Agustus 5,34 persen

Sementara dilihat dari tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan, pengangguran tertinggi adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Tertinggi kedua adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan kata lain, ada penawaran tenaga kerja yang tidak terserap. terutama pada tingkat pendidikan SMA dan SMK.  "Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja, dilihat dari TPT SD ke bawah terendah diantara semua tingkat pendidikan," ujar Ateng.

Dibandingkan kondisi setahun yang lalu, katanya, tingkat pengangguran terdidik (menengah ke atas) mengalami penurunan, yaitu SMA (0,43 poin), SMK (0,53 poin), dan Perguruan Tinggi (2,29 poin).

Tingkat pengangguran dan penduduk yang bekerja tidak terlepas dari kinerja sektor-sektor perekonomian yang ada. Jumlah pekerja tiap sektor menunjukkan kemampuan sektor tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo berupaya mengurai kepadatan ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan pembebasan terpidana kasus ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Jawa Tengah menerapkan dua pelayanan hukum berb...
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:43 WIB
Elshinta.com - Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kabupaten Sukoharjo, Jawa T...
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan syarat yang harus dipenuhi ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur mencatat sedikitnya ada empat ribu ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menandatangani kon...
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan, terpidana kasus terorisme ...
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu berbicara soal ancaman terorisme di h...
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, Kepala Badan Reserse Kri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)