Gunung Anak Krakatau alami 281 kegempaan letusan
Selasa, 06 November 2018 - 08:35 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2NGAzQK

Elshinta.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami kegempaan letusan 281 kali sepanjang pengamatan Senin (5/11) hingga Selasa (6/11) dini hari, dan visual malam hari dari CCTV teramati sinar api serta lontaran material pijar ke segala arah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rilis meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Deny Mardiono AMd, staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 November 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, terdengar suara dentuman dan dirasakan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat (kaca dan pintu Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau bergetar), ombak laut tenang.

Mengutip dari Antara, Gunung Anak Krakatau itu sepanjang pengamatan menunjukkan aktivitas kegempaan Letusan 281 kali, amplitudo 40-58 mm, durasi 24-120 detik. Embusan 28 kali, amplitudo 6-24 mm, durasi 17-61 detik.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau alami 673 kegempaan

Selain itu Tremor Harmonik 4 kali, amplitudo 7-39 mm, durasi 11-77 detik. Vulkanik Dangkal 13 kali, amplitudo 7-40 mm, durasi 5-17 detik. Vulkanik Dalam 6 kali, amplitudo 40-45 mm, S-P 1-2,2 detik, durasi 13-17 detik. Kegempaan Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 2-27 mm (dominan 8 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut (mdpl).

Kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembapan udara 68-92 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg. Kondisi gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Kesimpulannya, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, dilanda banjir serta tanah longsor...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 5,2 yang terjadi di timur laut Pulau Morota...
Jumat, 18 Januari 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy...
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:32 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:32 WIB
Elshinta.com -Jalan utama Magelang-Purworejo, Jawa Tengah di Dusun Gesing, Desa Krasak, Salaman...
Jumat, 18 Januari 2019 - 07:18 WIB
Elshinta.com - Sejumlah rumah warga di tiga kecamatan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Ba...
Kamis, 17 Januari 2019 - 15:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat luas kebakaran lahan dan...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Kota Sabang, Provinsi Aceh...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:46 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com -Sebanyak tujuh rumah warga RT 02, 03 dan 04 Lingkungan I Jalan Laksamana Malahaya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)