Kamis, 15 November 2018 | 12:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polres Pekalongan Kota bekuk tiga pengedar sabu-sabu

Selasa, 06 November 2018 - 10:33 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dan obat berbahaya jenis sabu-sabu sekaligus membekuk tiga pengedar tindak kejahatan itu.

Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu di Pekalongan, Selasa (6/11), mengatakan selain sebagai pengedar, tiga pelaku tersebut juga sebagai pemakai sabu-sabu.

"Saat penangkapan terhadap tiga pelaku, kami juga menyita 11 paket sabu-sabu seberat 3,88 gram," katanya. Ia yang didampingi Kepala Satuan Narkoba AKP Rohmat Ashari menyebutkan sebanyak tiga pelaku tersebut adalah IS alias Cacing (25) warga Noyontaan, Pekalongan Timur, MR alias Gendok (31) warga Krapyak Lor, Pekalongan Utara, serta AS (33) warga Bandar, Kabupaten Batang.

Saat ini, kata dia, tiga tersangka berikut barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.

Ia mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari pantauan polisi di wilayah Kecamatan Pekalongan Timur dan mendapat informasi bahwa jika di Sugihwaras, Pekalongan Timur diduga sering dijadikan tempat transaksi narkotika, seperti dikutip Antara.

Berdasar hasil informasi tersebut, kata dia, petugas melakukan penyelidikan dan membagi tugas melakukan penyamaran dan penggerebekan di tempat kejadian perkara (TKP) serta menangkap dua tersangka yaitu IS dan MR saat sedang pesta narkoba.

"Dari penggerebekan itu, kami juga mendapatkan 11 paket sabu yang terbungkus plastik klip seberat 3,88 gram, satu unit ponsel, uang tunai Rp750.000, satu bong atau alat hisap, dua korek gas, serta satu timbangan digital, ujarnya.

Ia mengatakan pada pengembangan terhadap dua tersangka ini, polisi juga menangkap satu tersangka lagi, berinisial AS.  "Akibat perbuatannya, tersangka IS dan MR akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 sedangkan tersangka AS akan dikenai pasal 132 juncto Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini akan kita kembangkan lebih lanjut," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dan obat berbahaya jenis sabu-sabu sekaligus membekuk tiga pengedar tindak kejahatan itu.

Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu di Pekalongan, Selasa (6/11), mengatakan selain sebagai pengedar, tiga pelaku tersebut juga sebagai pemakai sabu-sabu.

"Saat penangkapan terhadap tiga pelaku, kami juga menyita 11 paket sabu-sabu seberat 3,88 gram," katanya. Ia yang didampingi Kepala Satuan Narkoba AKP Rohmat Ashari menyebutkan sebanyak tiga pelaku tersebut adalah IS alias Cacing (25) warga Noyontaan, Pekalongan Timur, MR alias Gendok (31) warga Krapyak Lor, Pekalongan Utara, serta AS (33) warga Bandar, Kabupaten Batang.

Saat ini, kata dia, tiga tersangka berikut barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.

Ia mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari pantauan polisi di wilayah Kecamatan Pekalongan Timur dan mendapat informasi bahwa jika di Sugihwaras, Pekalongan Timur diduga sering dijadikan tempat transaksi narkotika, seperti dikutip Antara.

Berdasar hasil informasi tersebut, kata dia, petugas melakukan penyelidikan dan membagi tugas melakukan penyamaran dan penggerebekan di tempat kejadian perkara (TKP) serta menangkap dua tersangka yaitu IS dan MR saat sedang pesta narkoba.

"Dari penggerebekan itu, kami juga mendapatkan 11 paket sabu yang terbungkus plastik klip seberat 3,88 gram, satu unit ponsel, uang tunai Rp750.000, satu bong atau alat hisap, dua korek gas, serta satu timbangan digital, ujarnya.

Ia mengatakan pada pengembangan terhadap dua tersangka ini, polisi juga menangkap satu tersangka lagi, berinisial AS.  "Akibat perbuatannya, tersangka IS dan MR akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 sedangkan tersangka AS akan dikenai pasal 132 juncto Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini akan kita kembangkan lebih lanjut," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Kamis, 15 November 2018 - 10:36 WIB

BNN beri kosultasi peminum air rebusan pembalut

Rabu, 14 November 2018 - 20:37 WIB

Empat korban JT 610 kembali teridentifikasi

Rabu, 14 November 2018 - 20:27 WIB

Jabar siaga banjir-longsor hingga Mei 2019

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com