Keluarga korban pesawat Lion harapkan bantuan psikolog
Selasa, 06 November 2018 - 10:47 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Pad34m

Elshinta.com - Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan bantuan psikolog untuk memulihkan mental anak, istri, orang tua dan sanak keluarga yang terpukul atas musibah tersebut.

"Cobaan ini sangat berat dan percaya korban masih hidup, tapi apa mau dikata mereka meninggal dalam kecelakaan pesawat ini," kata Keluarga jenazah korban Eryanto, Syamsudin Basari saat prosesi serah terima jenazah di posko crisis center Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Selasa (6/11).

Oleh karena itu, kami berharap pemerintah daerah memfasilitasi bantuan psikolog untuk memulihkan mental, psikologis keluarga korban yang terpukul dan terpuruk menerima takdir Allah SWT.

"Kejadian ini tidak disangka, tragis dan tidak terfikirkan oleh manusia dan menyita perhatian masyarakat dunia yang menewaskan orang-orang tercinta yang mempengaruhi jiwa-jiwa keluarga korban," katanya, dikutip Antara.

Baca juga: RS Polri beri pendampingan psikologi ke 126 keluarga

Menurut dia, saat ini keluarga korban hanya dapat mendoakan arwah-arwah dan berharap semoga amal ibadah korban diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah.

"Pada hari kesembilan pascakecelakaan pesawat ini, air mata keluarga sudah habis menerima kenyataan bahwa anak, suami, istri, orang tua, kerabat dan teman dekat meninggal dalam kecelakaan pesawat naas ini," ujarnya.

Pada Selasa pagi, tiga jenazah korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat yang teridentifikasi tim DVI Mabes Polri tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Tiga jenazah yang diserahkan kepada keluarga yaitu Eryanto (41) dengan alamat Perumahan Tanjung Bunga Rt.07 Rw.3 Kelurahan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.

Jenazah atas nama Resti Amelia (27) beralamat Desa Air Putih Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Jenazah Fera Yunita beralamat di Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Satu unit mobil Daihatsu Taft warna putih yang hendak menyeberang di penyeb...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Dua truk kontainer terlibat lakalantas di Jalan Raya Bekasi mengarah ke Har...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat akan melakukan pengamanan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) d...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Seorang pengemudi motor terlempar dan tercebur ke Sungai Bengawan Solo usai...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Pihak PT. Jasa Marga dan pihak Kepolisian akhirnya selesai melakukan proses...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:11 WIB
Elshinta.com - Kondisi korban kecelakaan beruntun antara bus Asli Prima jurusan Labuan Jak...
Senin, 14 Januari 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Kapal Tanker MT Antea dan Kapal MV Star Centurion, yang membawa pekerja men...
Minggu, 13 Januari 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Dua pengendara motor tewas usai nekat masuk ruas jalan tol dari arah Waru- ...
Kamis, 10 Januari 2019 - 06:36 WIB
Elshinta.com - Tim Pencarian Kantor SAR Kelas B Sorong, Provinsi Papua Barat akhirnya mene...
Rabu, 09 Januari 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Lima orang dilaporkan meninggal dunia setelah Mobil L 300 travel jurusan Je...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)