Jumat, 16 November 2018 | 11:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Dua korban Lion asal Bangka teridentifikasi

Selasa, 06 November 2018 - 12:34 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Gubernur babel sebut ada 2 korban Lion Air yang sudah berhasil diidentifikasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OqBlBV
Gubernur babel sebut ada 2 korban Lion Air yang sudah berhasil diidentifikasi. Sumber foto: https://bit.ly/2OqBlBV

Elshinta.com - Maskapai Lion Air Cabang Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dua korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat asal Kabupaten Bangka baru teridentifikasi.

"Memang benar, korban asal Sungailiat, Kabupaten Bangka teridentifikasi sebanyak dua orang dari 11 orang korban," kata Airport Manager Lion Air Pangkal Pinang, Maulana Nursyamsu di Sungailiat, Selasa (6/11).

Ia mengatakan, korban pesawat Lion Air JT 610 asal kabupaten Bangka baru teridentifikasi atas nama Vera Yunita warga Jalan Teuku Umar No 6 Kelurahan Lubuk di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang sekitar pukul 07.30 WIB menggunakan pesawat Lion Air dari Jakarta sekitar pukul 06.10 WIB.

Jenazah korban kedua yang berhasil di identifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri yakni pria asal Kabupaten Bangka atas nama Hendra warga Jalan Parit 1 Kelurahan Kudai di Kecamatan Sungailiat diberangkatkan dari Jakarta sekitar pukul 11.30 WIB dan diperkirakan sampai sekitar pukul 12.30 WIB.

"Lion Air Pangkal Pinang dalam hal ini selalu mendampingi semua korban untuk diantar ke rumah duka, selain itu menanggung biaya pemakaman sebesar Rp 25 juta setiap korban," katanya, dikutip Antara.

Baca juga: Korban Lion Air asal Cianjur akan dimakamkan di Aceh

Pihak Lion Air Pangkalpinang juga memberikan akomodasi gratis kepada pihak keluarga baik hotel, penerbangan, konsumsi dan psikolog selama di Jakarta guna mengikuti proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.

Sementara, Kepala Unit Sumber Daya Manusia Umum Jasa Raharja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Luki Husni Ridwan, mengatakan turut mendampingi korban pesawat Lion Air JT 610.

"Jasa Raharja hingga saat ini sudah mengeluarkan 6 santunan sesuai hasil identifikasi yang ada dan dua diantaranya berasal dari Kabupaten Bangka, yakni Vera Yunita dan Hendra," kata Luki Husni Ridwan.

Ditambahkannya, setiap korban mendapatkan santunan sebesar 50 juta sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang ada di Jasa Raharja Jasa Raharja akan mendampingi Lion Air untuk mengantar jenazah hingga ke rumah duka sekaligus memberikan secara langsung bukti transfer santunan bagi ahli waris.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Maskapai Lion Air Cabang Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dua korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat asal Kabupaten Bangka baru teridentifikasi.

"Memang benar, korban asal Sungailiat, Kabupaten Bangka teridentifikasi sebanyak dua orang dari 11 orang korban," kata Airport Manager Lion Air Pangkal Pinang, Maulana Nursyamsu di Sungailiat, Selasa (6/11).

Ia mengatakan, korban pesawat Lion Air JT 610 asal kabupaten Bangka baru teridentifikasi atas nama Vera Yunita warga Jalan Teuku Umar No 6 Kelurahan Lubuk di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang sekitar pukul 07.30 WIB menggunakan pesawat Lion Air dari Jakarta sekitar pukul 06.10 WIB.

Jenazah korban kedua yang berhasil di identifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri yakni pria asal Kabupaten Bangka atas nama Hendra warga Jalan Parit 1 Kelurahan Kudai di Kecamatan Sungailiat diberangkatkan dari Jakarta sekitar pukul 11.30 WIB dan diperkirakan sampai sekitar pukul 12.30 WIB.

"Lion Air Pangkal Pinang dalam hal ini selalu mendampingi semua korban untuk diantar ke rumah duka, selain itu menanggung biaya pemakaman sebesar Rp 25 juta setiap korban," katanya, dikutip Antara.

Baca juga: Korban Lion Air asal Cianjur akan dimakamkan di Aceh

Pihak Lion Air Pangkalpinang juga memberikan akomodasi gratis kepada pihak keluarga baik hotel, penerbangan, konsumsi dan psikolog selama di Jakarta guna mengikuti proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.

Sementara, Kepala Unit Sumber Daya Manusia Umum Jasa Raharja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Luki Husni Ridwan, mengatakan turut mendampingi korban pesawat Lion Air JT 610.

"Jasa Raharja hingga saat ini sudah mengeluarkan 6 santunan sesuai hasil identifikasi yang ada dan dua diantaranya berasal dari Kabupaten Bangka, yakni Vera Yunita dan Hendra," kata Luki Husni Ridwan.

Ditambahkannya, setiap korban mendapatkan santunan sebesar 50 juta sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang ada di Jasa Raharja Jasa Raharja akan mendampingi Lion Air untuk mengantar jenazah hingga ke rumah duka sekaligus memberikan secara langsung bukti transfer santunan bagi ahli waris.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com