Rabu, 14 November 2018 | 19:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Menag ajak Rohis perluas wawasan dan tebar kedamaian

Selasa, 06 November 2018 - 14:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11). Sumber foto: https://bit.ly/2SPIq2o
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11). Sumber foto: https://bit.ly/2SPIq2o

Elshinta.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak para siswa/siswi yang tergabung dalam Rohis seluruh Indonesia agar senantiasa memperluas dan memperdalam wawasan pengetahuan di semua aspek kehidupan serta menebar manfaat dan kedamaian.

"Wawasan harus diperluas dan diperdalam agar tidak sempit pikiran, bila pandangan luas maka hati kita pun akan luas. Ada pepatah arab yang mengatakan manusia itu cendrung memusuhi hal yang dia tidak ketahui. Kita mudah sekali memusuhi sesuatu yang tidak dikuasai," kata Menag saat memberikan sambutan Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11).

Dihimpun dari laman resmi Kemenag, Lukman menyebutkan, Rohis harus senantiasa memiliki cara pandang yang mengedepankan hal positif dan tidak mudah terjebak pada hal pesimis sehingga harus memiliki wawasan yang luas.

Baca juga: Menag targetkan seluruh kabupaten/kota miliki PTSP pada 2019

Kedua, Menag berpesan, agar para peserta memahami Islam secara esensial dan subtansial. Di mana, inti ajaran pokoknya adalah memanusiakan manusia, sebab Islam memiliki akar kata yang sama dengan Assalam yaitu kedamaian sehingga harus senantiasa menebarkan hal tersebut kepada sesama manusia.

"Ketiga, jadilah penebar maslahah, bukan masalah. Saya merasa perlu menyampikan ini karena dalam pikiran saya dan angan-angan saya, 25 tahun yang akan datang tentu saudara yang akan berdiri di pangung ini, bahkan memimpin negara tercinta ini," tegas Menag.

Dijelaskan Menag, sebaik manusia adalah yang paling banyak dan besar manfaat yang bisa ditebarkan kepada lingkungan masing-masing. "Sehingga keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya, kita memiliki wawasan yang luas, keterampilan yang baik dan semangat berislam menyebarkan kedamaian," tandas Lukman.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak para siswa/siswi yang tergabung dalam Rohis seluruh Indonesia agar senantiasa memperluas dan memperdalam wawasan pengetahuan di semua aspek kehidupan serta menebar manfaat dan kedamaian.

"Wawasan harus diperluas dan diperdalam agar tidak sempit pikiran, bila pandangan luas maka hati kita pun akan luas. Ada pepatah arab yang mengatakan manusia itu cendrung memusuhi hal yang dia tidak ketahui. Kita mudah sekali memusuhi sesuatu yang tidak dikuasai," kata Menag saat memberikan sambutan Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11).

Dihimpun dari laman resmi Kemenag, Lukman menyebutkan, Rohis harus senantiasa memiliki cara pandang yang mengedepankan hal positif dan tidak mudah terjebak pada hal pesimis sehingga harus memiliki wawasan yang luas.

Baca juga: Menag targetkan seluruh kabupaten/kota miliki PTSP pada 2019

Kedua, Menag berpesan, agar para peserta memahami Islam secara esensial dan subtansial. Di mana, inti ajaran pokoknya adalah memanusiakan manusia, sebab Islam memiliki akar kata yang sama dengan Assalam yaitu kedamaian sehingga harus senantiasa menebarkan hal tersebut kepada sesama manusia.

"Ketiga, jadilah penebar maslahah, bukan masalah. Saya merasa perlu menyampikan ini karena dalam pikiran saya dan angan-angan saya, 25 tahun yang akan datang tentu saudara yang akan berdiri di pangung ini, bahkan memimpin negara tercinta ini," tegas Menag.

Dijelaskan Menag, sebaik manusia adalah yang paling banyak dan besar manfaat yang bisa ditebarkan kepada lingkungan masing-masing. "Sehingga keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya, kita memiliki wawasan yang luas, keterampilan yang baik dan semangat berislam menyebarkan kedamaian," tandas Lukman.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com