Menag ajak Rohis perluas wawasan dan tebar kedamaian
Selasa, 06 November 2018 - 14:25 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11). Sumber foto: https://bit.ly/2SPIq2o

Elshinta.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak para siswa/siswi yang tergabung dalam Rohis seluruh Indonesia agar senantiasa memperluas dan memperdalam wawasan pengetahuan di semua aspek kehidupan serta menebar manfaat dan kedamaian.

"Wawasan harus diperluas dan diperdalam agar tidak sempit pikiran, bila pandangan luas maka hati kita pun akan luas. Ada pepatah arab yang mengatakan manusia itu cendrung memusuhi hal yang dia tidak ketahui. Kita mudah sekali memusuhi sesuatu yang tidak dikuasai," kata Menag saat memberikan sambutan Perkemahan Rohani Islam Tingkat Nasional 2018 di Belitung, Selasa (6/11).

Dihimpun dari laman resmi Kemenag, Lukman menyebutkan, Rohis harus senantiasa memiliki cara pandang yang mengedepankan hal positif dan tidak mudah terjebak pada hal pesimis sehingga harus memiliki wawasan yang luas.

Baca juga: Menag targetkan seluruh kabupaten/kota miliki PTSP pada 2019

Kedua, Menag berpesan, agar para peserta memahami Islam secara esensial dan subtansial. Di mana, inti ajaran pokoknya adalah memanusiakan manusia, sebab Islam memiliki akar kata yang sama dengan Assalam yaitu kedamaian sehingga harus senantiasa menebarkan hal tersebut kepada sesama manusia.

"Ketiga, jadilah penebar maslahah, bukan masalah. Saya merasa perlu menyampikan ini karena dalam pikiran saya dan angan-angan saya, 25 tahun yang akan datang tentu saudara yang akan berdiri di pangung ini, bahkan memimpin negara tercinta ini," tegas Menag.

Dijelaskan Menag, sebaik manusia adalah yang paling banyak dan besar manfaat yang bisa ditebarkan kepada lingkungan masing-masing. "Sehingga keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya, kita memiliki wawasan yang luas, keterampilan yang baik dan semangat berislam menyebarkan kedamaian," tandas Lukman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Yayasan Dharma Karya menampilkan  konten-konten tradisional dalam bentuk se...
Selasa, 23 April 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 23...
Selasa, 23 April 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Dewan Pendidikan Kota Kediri melakukan pemantauan pelaksanaan ujian bagi si...
Selasa, 23 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Secara bertahap, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan membantu sekol...
Selasa, 23 April 2019 - 09:11 WIB
Elshinta.com - Hari kedua Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dengan mata pelajaran M...
Senin, 22 April 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 14.404 peserta Ujian Nasional (UN) dari 49 SMP dan 65 Madrasah Tsa...
Senin, 22 April 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan s...
Senin, 22 April 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 200 siswa SMPN 1 Kota Bengkulu yang mengikuti Ujian Nasional Berba...
Senin, 22 April 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan U...
Senin, 22 April 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta sisw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)