Presiden: Angka pengangguran turun wajib disyukuri
Selasa, 06 November 2018 - 14:56 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. SUmber foto: https://bit.ly/2PfmBv2

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, angka pengangguran di Indonesia yang menurun dalam beberapa waktu terakhir merupakan hal yang wajib untuk disyukuri.

"Persentase itu wajib kita syukuri. Menurun, tapi masih di atas lima persen," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11)

Menurut Kepala Negara, diperlukan kerja lebih keras agar angka pengangguran dapat ditekan lebih rendah.

"Angka menurun tapi masih, jumlahnya masih di atas 5 persen lebih sedikit," katanya, dikutip Antara.

Untuk itu, mantan Gubernur DKI itu menekankan pentingnya perbaikan kualitas vocational training (pelatihan kejuruan), sekolah vocational, dan sejenisnya di Indonesia.

Menurut Presiden, hal itu masih akan menjadi fokus ke depan pemerintahannya sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Air.

"Saya sampaikan 'vocational training', 'vocational school' masih sebuah fokus kita, konsentrasi kita untuk memperbaiki kualitasnya sehingga SDM kita siap masuk dunia kerja," katanya.

Ia menambahkan, sejumlah kerja sama dengan berbagai negara seperti Jerman sebagai salah satu negara yang terdepan dalam hal vocational training-nya juga masih terus dikembangkan.

"Dan kerja sama kita dengan Pemerintah Jerman terus berlanjut. Kemarin misalnya dari Siemen mau bantu kita di bidang 'vocational training' ini," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah pengangguran berkurang 40.000 orang dalam setahun terakhir. Hal tersebut, sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 5,34 persen pada Agustus 2018.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Seorang anggota TNI tewas akibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Be...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Inisiator acara Maulid Nabi Muhammad SAW, haul ke-74 KH Zuhdi Hasan dan aya...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:52 WIB
Elshinta.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan pada awal tahun 2019 angk...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringata...
Jumat, 18 Januari 2019 - 23:17 WIB
Elshinta.com - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi malam ini, Jumat (18/1) meng...
Jumat, 18 Januari 2019 - 22:44 WIB
Elshinta.com - Ribuan umat Islam, khususnya warga Nahdliyin Solo dan Boyolali, Jawa Tengah...
Jumat, 18 Januari 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI menyerahkan Samsul Saguni (39), WNI yang dibebas...
Jumat, 18 Januari 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Pakar geologi Teuku Abdullah Sanny menuturkan zona merah rawan bencana mema...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Pengacara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Yusril Ihza ...
Jumat, 18 Januari 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, bulan F...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)