Serangkaian gempa guncang Mamasa, warga panik
Selasa, 06 November 2018 - 13:25 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RsEIuP

Elshinta.com - Gempa kembali mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada Selasa dinihari hingga siang dengan magnitudo 5,5 skala richter (SR).

Gempa tersebut menyebabkan warga menjadi panik dan berhamburan ke luar rumah.

Dilaporkan, gempa pada Selasa dinihari sekitar pukul 02.35 WITA berkekuatan 5,5 magnitudo, menyebabkan warga yang tengah tertidur langsung berhamburan ke luar rumah.

"Guncangan gempa yang terjadi tadi (Selasa dinihari) sangat terasa bahkan lebih keras dibanding saat pertama kali terjadi gempa pada Sabtu (3/12)," kata seorang warga Kabupaten Mamasa, Tompo dihubungi dari Mamuju, Selasa (6/11) siang.

Akibat gempa berkekuatan 5,5 magnitudo tersebut, sebagian besar warga meninggalkan Kota Mamasa, karena khawatir terjadi gempa susulan.

"Sebagian besar warga meninggalkan Kota Mamasa, termasuk saya bersama keluarga karena masih khawatir akan terjadi gempa susulan," kata Tompo, dikutip Antara.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Majene Arman mengatakan, hingga Selasa siang pukul 13.30 WITA, sudah dua kali terjadi gempa susulan di Kabupaten Mamasa.

Pascagempa berkekuatan 5,5 magnitudo pada Selasa dinihari sekitar pukul 02.35 WITA, menurut Arman, gempa susulan kembali terjadi pada pukul 11.18 WITA berkekuatan 4,6 magnitudo dengan pusat gempa berada di darat enam kilometer Tenggara Mamasa.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta tidak percaya dengan adanya informasi yang menyebutkan bahwa gempa di Mamasa sama dengan gempa Palu Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kami pastikan bahwa informasi yang menyebar yang menyebutkan bahwa gempa di Mamasa dengan Palu dan Lombok tidak benar. Jadi, ada informasi yang menyebutkan bahwa fenomena gempa di Mamasa sama dengan di Palu dan Lombok dan kami menyatakan bahwa itu tidak benar. Kalau karakternya, yakni pada gempa di Mamasa dan Palu serta Lombok dimana pada gempa susulanya lebih besar dibandingkan gempa utama, itulah yang sama," kata Arman.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan sebab kita tidak bisa memprediksi kapan akan terjadi gempa susulan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.2, Selasa (22/1) pagi pukul 07.59.21 WIT...
Selasa, 22 Januari 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivit...
Senin, 21 Januari 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, jalan lintas...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:11 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang rawan tanah longsor di Jawa T...
Senin, 21 Januari 2019 - 10:08 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Minggu, 20 Januari 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com -Banyak korban bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah, di...
Minggu, 20 Januari 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com -Sejumlah warga terdampak banjir luapan Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Bara...
Minggu, 20 Januari 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa denga...
Minggu, 20 Januari 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Pencarian Seorang kakek bernama Mardiyo (60) yang diduga tertimbun tanah lo...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)