Jumat, 16 November 2018 | 11:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Lima desa di Tasikmalaya diterjang banjir dan longsor

Selasa, 06 November 2018 - 14:15 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Dewi Rusiana
Banjir dan longsor di Tasikmalaya. Foto: Istimewa/Elshinta.
Banjir dan longsor di Tasikmalaya. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Banjir dan longsor menimpa sedikitnya lima desa di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Ke lima desa tersebut yakni, Desa Ciheras dan Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Desa Cikupa dan Desa Ciawi, Kecamatan Karangnunggal dan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega.

Informasi yang diperoleh redaksi elshinta.com, Selasa (6/11) dari BNPB menyebutkan, akibat peristiwa banjir dan longsor tersebut dua orang meninggal dunia dan 55 KK terdampak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, banjir dan longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan aliran Sungai Cipatujuah meluap. "Banjir setinggi 30 cm hingga 1,8 meter," katanya.

Sutopo juga mengatakan, ruas jalan Cipatujuah menuju Ciheras, Pameungpeug atau Garut Selatan lumpuh total. "Ini menyusul putusnya jembatan Pesanggrahan akibat derasnya arus air dari hulu Sungai Pesanggrahan," ujarnya.

Pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penanganan jembatan yang putus serta evakuasi korban ke tempat yang lebih aman. "BPBD juga menyediakan alat transportasi untuk membatu warga, khususnya pelajar yang ke sekolah," tandas Sutopo.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Banjir dan longsor menimpa sedikitnya lima desa di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Ke lima desa tersebut yakni, Desa Ciheras dan Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Desa Cikupa dan Desa Ciawi, Kecamatan Karangnunggal dan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega.

Informasi yang diperoleh redaksi elshinta.com, Selasa (6/11) dari BNPB menyebutkan, akibat peristiwa banjir dan longsor tersebut dua orang meninggal dunia dan 55 KK terdampak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, banjir dan longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan aliran Sungai Cipatujuah meluap. "Banjir setinggi 30 cm hingga 1,8 meter," katanya.

Sutopo juga mengatakan, ruas jalan Cipatujuah menuju Ciheras, Pameungpeug atau Garut Selatan lumpuh total. "Ini menyusul putusnya jembatan Pesanggrahan akibat derasnya arus air dari hulu Sungai Pesanggrahan," ujarnya.

Pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penanganan jembatan yang putus serta evakuasi korban ke tempat yang lebih aman. "BPBD juga menyediakan alat transportasi untuk membatu warga, khususnya pelajar yang ke sekolah," tandas Sutopo.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com