Jumat, 16 November 2018 | 17:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Aktual Luar Negeri

KBRI Selandia Baru gelar `The Symphony of Friendship`

Selasa, 06 November 2018 - 17:17 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Foto: Dody Handoko/Reporter Elshinta
Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Foto: Dody Handoko/Reporter Elshinta

Elshinta.com - Tahun 2018 adalah tahun istimewa karena tepat 60 tahun lalu hubungan diplomatik Indonesia dengan Selandia Baru dibuka secara resmi. Dalam memperingati ulang tahun tersebut, Kedutaan Besar RI di Wellington telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seminar publik, pameran foto, panggung seni dan lain sebagainya di berbagai kota.

Rangkaian perayaan tersebut dibuka dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo bulan Maret lalu yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru. Sebagai penutup, KBRI telah menyiapkan program khusus, konser persahabatan yang berjudul “The Symphony of Friendship”. 

Untuk pertama kalinya sebuah konser istimewa dipersiapkan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasifik yang berbagi kesamaan budaya dan adat istiadat.

Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya meyakini konser yang akan mengkolaborasikan musik Maori (suku asli di Selandia Baru) dengan musik dari Indonesia bagian timur ini akan semakin memperkuat tali persaudaraan kita dengan bangsa-bangsa di Pasifik.

KBRI Wellington optimis konser ini akan dipadati oleh 1.300 penonton yang setengah diantaranya adalah pelajar di Wellington. “Para pelajar yang rata-rata berusia 15 tahun adalah pemilik masa depan hubungan Indonesia-Selandia Baru. Semakin dini mereka mengenal Indonesia maka semakin cepat mereka akan jatuh cinta,”  kata Tantowi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/11), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

The Symphony of Friendship akan berlangsung di gedung pertunjukan ikonik di Wellington, The Opera House, menampilkan tiga penyanyi dari Indonesia; Edo Kondologit, Gita Gutawa dan Andmesh Kamaleng serta dua penyanyi dari suku Maori; Maisey Rika dan Tama Waipara. Kesemuanya akan diiringi oleh Wellinton Orchestra, salah satu orkestra ternama di Selandia Baru. Konser berdurasi 90 menit ini akan mendaulat Erwin Gutawa sebagai aranjer sekaligus konduktor orkestra.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Megapolitan | 16 November 2018 - 16:27 WIB

Sudinhub Jakpus tuntaskan titik macet pada 2019

Elshinta.com - Tahun 2018 adalah tahun istimewa karena tepat 60 tahun lalu hubungan diplomatik Indonesia dengan Selandia Baru dibuka secara resmi. Dalam memperingati ulang tahun tersebut, Kedutaan Besar RI di Wellington telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seminar publik, pameran foto, panggung seni dan lain sebagainya di berbagai kota.

Rangkaian perayaan tersebut dibuka dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo bulan Maret lalu yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru. Sebagai penutup, KBRI telah menyiapkan program khusus, konser persahabatan yang berjudul “The Symphony of Friendship”. 

Untuk pertama kalinya sebuah konser istimewa dipersiapkan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasifik yang berbagi kesamaan budaya dan adat istiadat.

Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya meyakini konser yang akan mengkolaborasikan musik Maori (suku asli di Selandia Baru) dengan musik dari Indonesia bagian timur ini akan semakin memperkuat tali persaudaraan kita dengan bangsa-bangsa di Pasifik.

KBRI Wellington optimis konser ini akan dipadati oleh 1.300 penonton yang setengah diantaranya adalah pelajar di Wellington. “Para pelajar yang rata-rata berusia 15 tahun adalah pemilik masa depan hubungan Indonesia-Selandia Baru. Semakin dini mereka mengenal Indonesia maka semakin cepat mereka akan jatuh cinta,”  kata Tantowi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/11), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

The Symphony of Friendship akan berlangsung di gedung pertunjukan ikonik di Wellington, The Opera House, menampilkan tiga penyanyi dari Indonesia; Edo Kondologit, Gita Gutawa dan Andmesh Kamaleng serta dua penyanyi dari suku Maori; Maisey Rika dan Tama Waipara. Kesemuanya akan diiringi oleh Wellinton Orchestra, salah satu orkestra ternama di Selandia Baru. Konser berdurasi 90 menit ini akan mendaulat Erwin Gutawa sebagai aranjer sekaligus konduktor orkestra.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com