KBRI Selandia Baru gelar `The Symphony of Friendship`
Selasa, 06 November 2018 - 17:17 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Foto: Dody Handoko/Reporter Elshinta

Elshinta.com - Tahun 2018 adalah tahun istimewa karena tepat 60 tahun lalu hubungan diplomatik Indonesia dengan Selandia Baru dibuka secara resmi. Dalam memperingati ulang tahun tersebut, Kedutaan Besar RI di Wellington telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seminar publik, pameran foto, panggung seni dan lain sebagainya di berbagai kota.

Rangkaian perayaan tersebut dibuka dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo bulan Maret lalu yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru. Sebagai penutup, KBRI telah menyiapkan program khusus, konser persahabatan yang berjudul “The Symphony of Friendship”. 

Untuk pertama kalinya sebuah konser istimewa dipersiapkan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasifik yang berbagi kesamaan budaya dan adat istiadat.

Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya meyakini konser yang akan mengkolaborasikan musik Maori (suku asli di Selandia Baru) dengan musik dari Indonesia bagian timur ini akan semakin memperkuat tali persaudaraan kita dengan bangsa-bangsa di Pasifik.

KBRI Wellington optimis konser ini akan dipadati oleh 1.300 penonton yang setengah diantaranya adalah pelajar di Wellington. “Para pelajar yang rata-rata berusia 15 tahun adalah pemilik masa depan hubungan Indonesia-Selandia Baru. Semakin dini mereka mengenal Indonesia maka semakin cepat mereka akan jatuh cinta,”  kata Tantowi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/11), seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

The Symphony of Friendship akan berlangsung di gedung pertunjukan ikonik di Wellington, The Opera House, menampilkan tiga penyanyi dari Indonesia; Edo Kondologit, Gita Gutawa dan Andmesh Kamaleng serta dua penyanyi dari suku Maori; Maisey Rika dan Tama Waipara. Kesemuanya akan diiringi oleh Wellinton Orchestra, salah satu orkestra ternama di Selandia Baru. Konser berdurasi 90 menit ini akan mendaulat Erwin Gutawa sebagai aranjer sekaligus konduktor orkestra.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil memperjuangkan ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com -Bagi sektor industri nasional, Revolusi Industri 4.0 memberi peluang percepatan p...
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com -Harga minyak dunia sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Kamis, 17 Januari 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya,...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas berikrar bahwa setelah memangku jabatan Ke...
Senin, 14 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam ...
Minggu, 13 Januari 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Menteri luar negeri Turki dan timpalannya dari AS berbicara melalui telepon...
Minggu, 13 Januari 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Amal Mustafa Taramsi (43), yang ditembak hingga meninggal oleh tentara Isra...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 09:52 WIB
Elshinta.com - Seorang perempuan Palestina tewas dan sedikitnya 25 orang lagi cedera, term...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)