256 antemortem dan posmortem akan dicocokkan dengan 163 kantong jenazah
Selasa, 06 November 2018 - 12:31 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
RS Polri telah menerima 163 kantong jenazah. Sumber foto: https://bit.ly/2QuhH9O

Elshinta.com - Tim DVI telah menerima laporan 256 data antemortem yang diterima dari RS Polri dan Polda Babel yang nantinya akan dicocokkan dengan 163 kantong jenazah.

Reporter Elshinta, Joko Ismoyo dari RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (6/11) siang, melaporkan, dalam proses pengungkapan korban pesawat Lion JT 610 yang terjadi pada (29/10) lalu, pihak posko atau tim DVI telah menerima data antemortem tidak hanya dari keluarga yang datang ke RS Polri, Kramat Jati melainkan juga dari keluarga yang berada di tempat tujuan di Pangkalpinang atau di Bangka Belitung. 

Dari data antemortem yang telah dikumpulkan di dua rumah sakit di Polda Babel dan RS Polri ini nantinya akan dicocokkan dengan data posmortem yang telah diterima oleh RS Polri, yakni sebanyak 165 kantong jenazah yang telah diserahkan pihak Basarnas ke RS Polri.

Selain itu, ada sebanyak 19 kantong properti yang nantinya akan dicocokkan dengan data-data terakhir yang dikenakan oleh korban pada saat keberangkatan menuju Pangkalpinang.

Dijelaskan oleh Vice DVI Commander RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Triawan Marsudi, sampai saat ini sudah 27 identitas yang berhasil ditemukan dari hasil persilangan data antemortem dan posmortem yang telah diterima oleh tim DVI.

Dari 27 jenazah yang telah teridentifikasi, sebanyak 26 jenazah sudah diambil oleh pihak keluarga, dan masih ada 1 jenazah lagi yang belum diambil oleh pihak keluarga karena harus menyelesaikan masalah internal.

Selain melakukan pengungkapan identitas, RS Polri juga melayani pengobatan atau terapi bagi 19 penyelam yang ikut dalam proses evakuasi di Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Ke-19 penyelam ini menjalani terapi untuk mengeluarkan nitrogen yang ada di pembuluh darah dan meyakinkan bahwa para personel penyelam Polri ini tetap dalam keadaan sehat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Wartawan atau awak media merupakan mitra strategis dalam penanggulangan ben...
Kamis, 25 April 2019 - 19:31 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya yang diucapkan di Gedung MK Jak...
Kamis, 25 April 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah kapal patroli, guna mengoptimal...
Kamis, 25 April 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memimpin pel...
Kamis, 25 April 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat melaksanakan pembinaan rohani dan mental...
Kamis, 25 April 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Aliansi Pekerja Buruh Daerah (APBD) Sumatera Utara meminta Presiden RI dan ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ormas Islan di Kota Depok mendukung protes Pemkot Depok kepada Komisi P...
Kamis, 25 April 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Hingga Kamis (25/4) sore, pukul 16:30:05 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Kamis, 25 April 2019 - 16:45 WIB
Elshinta.com - Menyambut bulan suci Ramadan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali menggelar pr...
Kamis, 25 April 2019 - 16:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, agar pengerjaan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)