Kamis, 15 November 2018 | 12:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi tangkap penyebar hoax penculikan anak

Selasa, 06 November 2018 - 18:53 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat konferensi pers penangkapan pelaku hoax penculikan anak di Makassar, Selasa (6/11). Sumber foto: https://bit.ly/2F6lrNO
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat konferensi pers penangkapan pelaku hoax penculikan anak di Makassar, Selasa (6/11). Sumber foto: https://bit.ly/2F6lrNO

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali membongkar jaringan penyebar hoaks atau informasi bohong terkait penculikan anak serta penjualan organ tubuh anak melalui jejaring media sosial facebook.

"Penangkapan ini hasil dari patroli Siber Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel menemukan pemilik akun facebook yang diduga penyebar berita hoax bertuliskan tertangkapnya pelaku penculikan anak di Kota Makassar, melalui akun facebook Usman Abdullah," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa (6/11), seperti dikutip Antara.

Pelaku penyebar informasi bohong ini diamankan pada Senin 5 November 2018 di Jalan Borong Jambu, Perumnas Antang Blok 1 Makassar, Sulsel. Usman mengunggah berita hoax tentang tertangkapnya pelaku penculikan anak di Kota Makassar pada Jumat (2/11) di laman ini.

Pria kelahiran 31 Oktober 1990 ini yang berprofesi sebagai wiraswasta ini tidak menyangka akan berurusan dengan Kepolisian karena menyebarkan informasi tersebut ke publik tanpa mengecek keabsahan informasi yang di dapatkan dari media sosial.

Menurut Dicky, yang bersangkutan mengunggah berita bohong yang belum pasti kebenarannya yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dengan isi konten "penculikan anak di Batua Raya".

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 15 November 2018 - 12:12 WIB

KPK panggil mantan Wapres Boediono

Timnas Indonesia | 15 November 2018 - 11:55 WIB

Evan Dimas pastikan tak ada masalah laga di Thailand

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:42 WIB

Presiden: Kerja sama maritim kunci utama kemitraan ASEAN-India

Pemasaran | 15 November 2018 - 11:30 WIB

Beberapa strategi pemasaran startup dengan budget yang terbatas

Bencana Alam | 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Asia Pasific | 15 November 2018 - 11:08 WIB

Presiden Korsel sambut baik usulan Indonesia terkait Korut

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali membongkar jaringan penyebar hoaks atau informasi bohong terkait penculikan anak serta penjualan organ tubuh anak melalui jejaring media sosial facebook.

"Penangkapan ini hasil dari patroli Siber Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel menemukan pemilik akun facebook yang diduga penyebar berita hoax bertuliskan tertangkapnya pelaku penculikan anak di Kota Makassar, melalui akun facebook Usman Abdullah," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa (6/11), seperti dikutip Antara.

Pelaku penyebar informasi bohong ini diamankan pada Senin 5 November 2018 di Jalan Borong Jambu, Perumnas Antang Blok 1 Makassar, Sulsel. Usman mengunggah berita hoax tentang tertangkapnya pelaku penculikan anak di Kota Makassar pada Jumat (2/11) di laman ini.

Pria kelahiran 31 Oktober 1990 ini yang berprofesi sebagai wiraswasta ini tidak menyangka akan berurusan dengan Kepolisian karena menyebarkan informasi tersebut ke publik tanpa mengecek keabsahan informasi yang di dapatkan dari media sosial.

Menurut Dicky, yang bersangkutan mengunggah berita bohong yang belum pasti kebenarannya yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dengan isi konten "penculikan anak di Batua Raya".

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 15 November 2018 - 11:19 WIB

Gempa berkekuatan M 5 guncang Mamasa, Sulawesi Barat

Kamis, 15 November 2018 - 10:36 WIB

BNN beri kosultasi peminum air rebusan pembalut

Rabu, 14 November 2018 - 20:37 WIB

Empat korban JT 610 kembali teridentifikasi

Rabu, 14 November 2018 - 20:27 WIB

Jabar siaga banjir-longsor hingga Mei 2019

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com