Jumat, 16 November 2018 | 17:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Banjir Tasikmalaya, 4 orang meninggal dan 2 masih dalam pencarian

Rabu, 07 November 2018 - 06:11 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Banjir Tasikmalaya. Foto: BNPB
Banjir Tasikmalaya. Foto: BNPB

Elshinta.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat menyatakan, empat orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua orang masih dalam pencarian akibat bencana banjir di wilayah pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11).

"Total empat orang meninggal dunia, dua orang dalam pencarian," kata Juru Bicara Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor saat dihubungi melalui telepon seluler, mengutip Antara, Selasa malam. 

Joshua menuturkan, hasil laporan operasi penanganan korban banjir di Tasikmalaya terdapat tiga kecamatan, yakni Culamega, Cipatujah, dan Cikalong, yang terdampak banjir tersebut.

Selain menerjang pemukiman warga, kata dia, ada enam orang yang dilaporkan terbawa arus banjir, namun yang berhasil ditemukan baru empat orang dan dalam keadaan meninggal.

Baca juga: Lima desa di Tasikmalaya diterjang banjir dan longsor

Joshua menyebutkan, data korban banjir yang ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Culamega yakni seorang anak perempuan Elsa, kemudian laki-laki Mardin (60), dan yang masih dalam pencarian seorang perempuan Aning (50).

Selanjutnya korban di Kecamatan Cipatujah dua orang telah berhasil dievakuasi, namun sementara identitas korban meninggal itu belum dapat diketahui.

"Di Kecamatan Cikalong Fajar Fian laki-laki 10 tahun masih dalam pencarian," jelasnya.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (5/11) hingga Selasa, menyebabkan banjir dan air sungai meluap. Sejumlah rumah penduduk di pesisir pantai terendam banjir, bahkan satu jembatan penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk diterjang air. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Elshinta.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat menyatakan, empat orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua orang masih dalam pencarian akibat bencana banjir di wilayah pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11).

"Total empat orang meninggal dunia, dua orang dalam pencarian," kata Juru Bicara Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor saat dihubungi melalui telepon seluler, mengutip Antara, Selasa malam. 

Joshua menuturkan, hasil laporan operasi penanganan korban banjir di Tasikmalaya terdapat tiga kecamatan, yakni Culamega, Cipatujah, dan Cikalong, yang terdampak banjir tersebut.

Selain menerjang pemukiman warga, kata dia, ada enam orang yang dilaporkan terbawa arus banjir, namun yang berhasil ditemukan baru empat orang dan dalam keadaan meninggal.

Baca juga: Lima desa di Tasikmalaya diterjang banjir dan longsor

Joshua menyebutkan, data korban banjir yang ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Culamega yakni seorang anak perempuan Elsa, kemudian laki-laki Mardin (60), dan yang masih dalam pencarian seorang perempuan Aning (50).

Selanjutnya korban di Kecamatan Cipatujah dua orang telah berhasil dievakuasi, namun sementara identitas korban meninggal itu belum dapat diketahui.

"Di Kecamatan Cikalong Fajar Fian laki-laki 10 tahun masih dalam pencarian," jelasnya.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (5/11) hingga Selasa, menyebabkan banjir dan air sungai meluap. Sejumlah rumah penduduk di pesisir pantai terendam banjir, bahkan satu jembatan penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk diterjang air. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com