Jumat, 16 November 2018 | 11:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Tim gabungan Denpasar tindak pelanggar lalu lintas

Rabu, 07 November 2018 - 08:49 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2OvHZqr
Sumber Foto: https://bit.ly/2OvHZqr

Elshinta.com - Tim gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dan Polri melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melanggar rambu lalu lintas dan parkir sembarangan serta penyalahgunaan trotoar untuk parkir dan berdagang.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan di Denpasar, Rabu (7/11), mengatakan kegiatan penertiban ini rutin dilaksanakan guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya dalam rangka meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

"Pada kegiatan penertiban tersebut kami menemukan pelanggaran sebanyak 78 kendaraan, yakni 17 kendaraan yang ditindak, sisanya diarahkan untuk digeser atau dipindahkan," ujarnya, seperti dikutip Antara

Adapun dari 17 kendaraan yang ditindak, yakni 11 kendaraan ditilang, dua mobil digembok, empat sepeda motor digembosi. "Penertiban ini bertujuan untuk menjamin kelancaran lalu lintas selain guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan peduli keselamatan berlalu lintas," ucapnya.

Ia juga menerangkan tindakan tegas yang dilakukan jajaran Dishub Denpasar pada intinya untuk menciptakan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Karena itu ke depan pihaknya sewaktu-waktu akan tetap melakukan penertiban guna memberikan pemahaman akan pentingnya tertib lalu lintas dan parkir yang baik bagi masyarakat. "Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal ini karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya," ujar pria asal Busungbiu, Kabupaten Buleleng itu.

Dalam kesempatan tersebut, Sriawan menginformasikan kepada masyarakat agar ke depannya bagi pengguna jalan raya agar tertib dan mematuhi rambu berlalu lintas apabila ditemukan pelanggaran parkir akan ditindak sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Denpasar.

Ia mengatakan penegakan perda tersebut dilakukan dengan cara penggembosan ban dan pencabutan pentil ban, setelah sebelumnya telah digunakan cara penderekan dan penggembokan bagi para pelanggar.

Sehingga diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelanggar untuk tidak mengulangi kembali memarkir kendaraan di pinggir jalan atau lokasi yang terdapat larangan parkir.

Selain penertiban Dishub Kota Denpasar juga memberikan solusi parkir, karena didekat areal Gajah Mada sudah disiapkan tempat parkir di Jalan Sulawesi, Gang Beji, Pasar Kumbasari dan di Jalan Kresna.

"Jadi masyarakat bisa memarkir kendaraan nya disana, dan bisa berjalan kaki disepanjang jalan Gajah Mada untuk berbelanja, selain menyehatkan badan juga dengan berjalan kaki kita juga menikmati susana 'heritage' Jalan Gajah Mada Denpasar," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Tim gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dan Polri melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melanggar rambu lalu lintas dan parkir sembarangan serta penyalahgunaan trotoar untuk parkir dan berdagang.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan di Denpasar, Rabu (7/11), mengatakan kegiatan penertiban ini rutin dilaksanakan guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya dalam rangka meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

"Pada kegiatan penertiban tersebut kami menemukan pelanggaran sebanyak 78 kendaraan, yakni 17 kendaraan yang ditindak, sisanya diarahkan untuk digeser atau dipindahkan," ujarnya, seperti dikutip Antara

Adapun dari 17 kendaraan yang ditindak, yakni 11 kendaraan ditilang, dua mobil digembok, empat sepeda motor digembosi. "Penertiban ini bertujuan untuk menjamin kelancaran lalu lintas selain guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan peduli keselamatan berlalu lintas," ucapnya.

Ia juga menerangkan tindakan tegas yang dilakukan jajaran Dishub Denpasar pada intinya untuk menciptakan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Karena itu ke depan pihaknya sewaktu-waktu akan tetap melakukan penertiban guna memberikan pemahaman akan pentingnya tertib lalu lintas dan parkir yang baik bagi masyarakat. "Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal ini karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya," ujar pria asal Busungbiu, Kabupaten Buleleng itu.

Dalam kesempatan tersebut, Sriawan menginformasikan kepada masyarakat agar ke depannya bagi pengguna jalan raya agar tertib dan mematuhi rambu berlalu lintas apabila ditemukan pelanggaran parkir akan ditindak sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Denpasar.

Ia mengatakan penegakan perda tersebut dilakukan dengan cara penggembosan ban dan pencabutan pentil ban, setelah sebelumnya telah digunakan cara penderekan dan penggembokan bagi para pelanggar.

Sehingga diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelanggar untuk tidak mengulangi kembali memarkir kendaraan di pinggir jalan atau lokasi yang terdapat larangan parkir.

Selain penertiban Dishub Kota Denpasar juga memberikan solusi parkir, karena didekat areal Gajah Mada sudah disiapkan tempat parkir di Jalan Sulawesi, Gang Beji, Pasar Kumbasari dan di Jalan Kresna.

"Jadi masyarakat bisa memarkir kendaraan nya disana, dan bisa berjalan kaki disepanjang jalan Gajah Mada untuk berbelanja, selain menyehatkan badan juga dengan berjalan kaki kita juga menikmati susana 'heritage' Jalan Gajah Mada Denpasar," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com