Banyak warga Petobo menganggur akibat bencana
Rabu, 07 November 2018 - 09:07 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Hunian Sementara akan Dibangun, Warga Perumahan Petobo dan Balaroa Direlokasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PdJLC7

Elshinta.com - Banyak warga Kelurahan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, khususnya pekerja swasta, pengusaha dan petani, kehilangan pekerjaan akibat bencana gempa bumi disertai likuifaksi yang memorak-porandakan kelurahan tersebut pada 28 September 2018.

"Tidak sedikit harta benda hilang akibat bencana ini, banyak jadi pengangguran termasuk saya," kata Rudi, salah seorang warga setempat yang sebelumnya bekerja sebagi penjaga gudang kakao di Petobo, saat ditemui di tenda pengungsian, Rabu (7/11).

Fatmawati, warga setempat yang sebelumnya sebagai pedagang kios barang campuran mengatakan dirinya tidak lagi memiliki modal untuk membangun usahanya karena harta bendanya habis diterjang lumpur.

"Saya tidak bisa berbuat banyak, saya hanya bisa bersabar, kondisi kami tinggal di tenda pengungsian sambil menunggu hunian tetap dari pemerintah," ucapnya, dikutip Antara.

Gempa bumi bermagnitudo 7,4 pada Skala Richter mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala mengakibatkan tsunami dan likuifaksi 28 September 2018 bukan hanya menghancurkan harta benda saja, melainkan menelan lebih dari 2.000 jiwa serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi.

Baca juga: Pantai Mamboro Palu pasca gempa dan tsunami

Akibat dari bencana alam tersebut, sebagian warga Petobo beralih profesi memungut puing-puing bangunan yang masih bernilai ekonomis kemudian dijual dan hasilnya digunakan untuk bertahan hidup.

"Benar, banyak warga terpaksa mengambil barang-barang bekas di bawah rerutuhan bangunan seperti besi-besi bangunan bahkan atap seng yang sudah berserakan di tanah dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp25 libu per lembar," kata Abd Naim yang juga Ketua RT 1/RW 5 Kelurahan Petobo.

Kini aktivitas warga di tenda pengungsian sangat terbatas, mereka sehari-harinya saling bahu membahu membangun tempat tinggal mereka yang bersifat sementara meskipun pemerintah saat ini sedang membangun hunian sementara untuk para pengungsi.

"Dengan bahan material seadanya sebagian warga sudah mendirikan tempat tinggal mereka untuk jangka pendek menunggu kepastian pembangunan hunian tetap dari pemerintah. Sebab lokasi pengungsian ini gersang sehingga jika siang hari hawanya sangat panas, belum lagi sumber air bersih tidak ada, " ungkap Naim.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Petugas kepolisian masih melakukan penanganan dampak longsor yang terjadi d...
Selasa, 23 April 2019 - 11:22 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menya...
Selasa, 23 April 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kement...
Selasa, 23 April 2019 - 06:53 WIB
Elshinta.com - Sejak awal tahun 2019, Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali,...
Minggu, 21 April 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta melu...
Minggu, 21 April 2019 - 10:29 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 72 rumah warga Kampung Parung Lesang, Desa Pasir Ranji, Kecamata...
Minggu, 21 April 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada M...
Jumat, 19 April 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Banjir bandang melanda Desa Doku, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, K...
Kamis, 18 April 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menye...
Kamis, 18 April 2019 - 07:33 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Aceh dan sekitarny...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)