Jumat, 16 November 2018 | 11:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Jokowi-Ma`ruf lanjutkan program Kartu Indonesia Pintar

Rabu, 07 November 2018 - 09:34 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yQRnjF
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yQRnjF

Elshinta.com - Koordinator Relawan Rumah Kiai Ma'ruf Amin (KMA) Banten Mochamad Husen mengatakan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan melanjutkan program kartu indonesia pintar (KIP) agar siswa dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan.

"Kami yakin Jokowi-Ma'ruf fokus akan membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan, karena keberhasilan dan kemajuan bangsa dititikberatkan pada pendidikan," kata Husen saat dihubungi di Lebak, Rabu (7/11).

Selama tiga tahun terakhir tingkat melanjutkan pendidikan 12 tahun jenjang SD,SMP sampai SMA/SMK di Provinsi Banten cukup meningkat.

Bahkan, katanya, anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi dan mereka tinggal di pelosok desa dapat menikmati pendidikan.

Mereka melanjutkan pendidikan setelah adanya dana KIP yang digulirkan oleh Presiden Jokowi-Jusuf Kalla.

Selain itu, mereka mendapat dana Bantuan Opersional Sekolah (BOS),sehingga siswa yang melanjutkan pendidikan digratiskan.

"Saya kira manfaatnya cukup besar dana KIP bagi siswa SMA/SMK menerima sebesar Rp1 juta dan SMP/MTs Rp750 ribu per tahun," katanya, dikutip Antara.

Menurutnya, program KIP sangat membantu bagi siswa dari keluarga kurang mampu karena dapat menunjang pendidikan.

Mereka para pelajar menjadi lebih bersemangat pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ekstrakurekuler.

Penggunaan dana KIP tersebut digunakan untuk keperluan sekolah, seperti alat tulis, pakaian seragam, sepatu, transportasi hingga kegiatan ekstrakulikuler sekolah.

"Kami optimistis Jokowi-Ma'ruf Amin jika menang Pilpres 2019 dipastikan seluruh siswa dari keluarga tidak mampu menerima program KIP," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu, Hadiatullah (17), seorang pelajar SMAN I Cikulur Kabupaten Lebak mengatakan dirinya cukup terbantu dengan adanya bantuan KIP karena kebutuhan sarana pendidikannya terpenuhi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Koordinator Relawan Rumah Kiai Ma'ruf Amin (KMA) Banten Mochamad Husen mengatakan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan melanjutkan program kartu indonesia pintar (KIP) agar siswa dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan.

"Kami yakin Jokowi-Ma'ruf fokus akan membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan, karena keberhasilan dan kemajuan bangsa dititikberatkan pada pendidikan," kata Husen saat dihubungi di Lebak, Rabu (7/11).

Selama tiga tahun terakhir tingkat melanjutkan pendidikan 12 tahun jenjang SD,SMP sampai SMA/SMK di Provinsi Banten cukup meningkat.

Bahkan, katanya, anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi dan mereka tinggal di pelosok desa dapat menikmati pendidikan.

Mereka melanjutkan pendidikan setelah adanya dana KIP yang digulirkan oleh Presiden Jokowi-Jusuf Kalla.

Selain itu, mereka mendapat dana Bantuan Opersional Sekolah (BOS),sehingga siswa yang melanjutkan pendidikan digratiskan.

"Saya kira manfaatnya cukup besar dana KIP bagi siswa SMA/SMK menerima sebesar Rp1 juta dan SMP/MTs Rp750 ribu per tahun," katanya, dikutip Antara.

Menurutnya, program KIP sangat membantu bagi siswa dari keluarga kurang mampu karena dapat menunjang pendidikan.

Mereka para pelajar menjadi lebih bersemangat pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ekstrakurekuler.

Penggunaan dana KIP tersebut digunakan untuk keperluan sekolah, seperti alat tulis, pakaian seragam, sepatu, transportasi hingga kegiatan ekstrakulikuler sekolah.

"Kami optimistis Jokowi-Ma'ruf Amin jika menang Pilpres 2019 dipastikan seluruh siswa dari keluarga tidak mampu menerima program KIP," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu, Hadiatullah (17), seorang pelajar SMAN I Cikulur Kabupaten Lebak mengatakan dirinya cukup terbantu dengan adanya bantuan KIP karena kebutuhan sarana pendidikannya terpenuhi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com