Jumat, 16 November 2018 | 17:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Operasi Zebra di Jambi tilang 9.766 pengendara

Rabu, 07 November 2018 - 12:55 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qxN1cv
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qxN1cv

Elshinta.com - Kegiatan Operasi Zebra yang digelar oleh Kepolisian daerah (Polda) Jambi dan jajarannya dalam delapan hari terakhir sudah melakukan tindakan tegas dengan menilang sebanyak 9.766 pelaku pelanggaran lalu lintas atau pengendara.

"Melihat angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas di Jambi cukup tinggi dan ini dibuktikan dengan penindakan saat pelaksanaan Operasi Zebra 2018 Polda Jambi dan jajaran dimana baru hari kedelapan sudah ribuan pengendara yang ditilang karena melanggar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Didik Mulyadi melalui Wadir Lantas, AKBP Agus F, di Jambi Rabu (7/11).

Masih banyak pengendara yang melanggar lalu lintas. Baru hari ke delapan pelaksanaan dan diperkirakan sampai nanti berakhirnya operasi Zebra ini akan terus bertambah pelanggaran yang ditilang.

Baca juga: Sepekan Operasi Zebra, pelanggar di Jakarta menurun

"Kegiatan Operasi Zebra ini akan dilaksanakan hingga 12 November 2018, dimana umumnya para pelanggar merupakan pengendara roda dua," kata Agus, dikutip Antara.

Tahun ini, pelanggar yang melakukan pelanggaran lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, tahun lalu pada 2017 ada 7.964 tilang, teguran 347 dengan jumlah 8.311 pelanggar. Barang bukti yang disita, yakni berupa SIM sebanyak 1.603, STNK 5.426 dan kendaraan bermotor yang diamankan sebanyak 935 unit.

Sementara itu pada tahun ini sudah ada 9.766 surat tilang, teguran 347 dengan 10.020 unit kendaraan yang diamankan karena tidak memiliki dokumen kemudian menilang SIM sebanyak 3.583 dan untuk STNK 5.164.

Dengan kondisi ini, AKBP Agus mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan kegiatan ini digunakan untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Megapolitan | 16 November 2018 - 17:25 WIB

Kapolda: Tujuh ribu personel gabungan siaga banjir di Jakarta

Hukum | 16 November 2018 - 17:13 WIB

Polda Jabar sita Rp1,9 miliar korupsi dana hibah

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:57 WIB

Idrus Marham pamer buku sebelum diperiksa sebagai tersangka

Ekonomi | 16 November 2018 - 16:47 WIB

Kemenkeu segera laksanakan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 16:37 WIB

Presiden ajak masyarakat Merauke jaga persatuan

Elshinta.com - Kegiatan Operasi Zebra yang digelar oleh Kepolisian daerah (Polda) Jambi dan jajarannya dalam delapan hari terakhir sudah melakukan tindakan tegas dengan menilang sebanyak 9.766 pelaku pelanggaran lalu lintas atau pengendara.

"Melihat angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas di Jambi cukup tinggi dan ini dibuktikan dengan penindakan saat pelaksanaan Operasi Zebra 2018 Polda Jambi dan jajaran dimana baru hari kedelapan sudah ribuan pengendara yang ditilang karena melanggar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Didik Mulyadi melalui Wadir Lantas, AKBP Agus F, di Jambi Rabu (7/11).

Masih banyak pengendara yang melanggar lalu lintas. Baru hari ke delapan pelaksanaan dan diperkirakan sampai nanti berakhirnya operasi Zebra ini akan terus bertambah pelanggaran yang ditilang.

Baca juga: Sepekan Operasi Zebra, pelanggar di Jakarta menurun

"Kegiatan Operasi Zebra ini akan dilaksanakan hingga 12 November 2018, dimana umumnya para pelanggar merupakan pengendara roda dua," kata Agus, dikutip Antara.

Tahun ini, pelanggar yang melakukan pelanggaran lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, tahun lalu pada 2017 ada 7.964 tilang, teguran 347 dengan jumlah 8.311 pelanggar. Barang bukti yang disita, yakni berupa SIM sebanyak 1.603, STNK 5.426 dan kendaraan bermotor yang diamankan sebanyak 935 unit.

Sementara itu pada tahun ini sudah ada 9.766 surat tilang, teguran 347 dengan 10.020 unit kendaraan yang diamankan karena tidak memiliki dokumen kemudian menilang SIM sebanyak 3.583 dan untuk STNK 5.164.

Dengan kondisi ini, AKBP Agus mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan kegiatan ini digunakan untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com