Operasi Zebra di Jambi tilang 9.766 pengendara
Rabu, 07 November 2018 - 12:55 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qxN1cv

Elshinta.com - Kegiatan Operasi Zebra yang digelar oleh Kepolisian daerah (Polda) Jambi dan jajarannya dalam delapan hari terakhir sudah melakukan tindakan tegas dengan menilang sebanyak 9.766 pelaku pelanggaran lalu lintas atau pengendara.

"Melihat angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas di Jambi cukup tinggi dan ini dibuktikan dengan penindakan saat pelaksanaan Operasi Zebra 2018 Polda Jambi dan jajaran dimana baru hari kedelapan sudah ribuan pengendara yang ditilang karena melanggar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Didik Mulyadi melalui Wadir Lantas, AKBP Agus F, di Jambi Rabu (7/11).

Masih banyak pengendara yang melanggar lalu lintas. Baru hari ke delapan pelaksanaan dan diperkirakan sampai nanti berakhirnya operasi Zebra ini akan terus bertambah pelanggaran yang ditilang.

Baca juga: Sepekan Operasi Zebra, pelanggar di Jakarta menurun

"Kegiatan Operasi Zebra ini akan dilaksanakan hingga 12 November 2018, dimana umumnya para pelanggar merupakan pengendara roda dua," kata Agus, dikutip Antara.

Tahun ini, pelanggar yang melakukan pelanggaran lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, tahun lalu pada 2017 ada 7.964 tilang, teguran 347 dengan jumlah 8.311 pelanggar. Barang bukti yang disita, yakni berupa SIM sebanyak 1.603, STNK 5.426 dan kendaraan bermotor yang diamankan sebanyak 935 unit.

Sementara itu pada tahun ini sudah ada 9.766 surat tilang, teguran 347 dengan 10.020 unit kendaraan yang diamankan karena tidak memiliki dokumen kemudian menilang SIM sebanyak 3.583 dan untuk STNK 5.164.

Dengan kondisi ini, AKBP Agus mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan kegiatan ini digunakan untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com -Sedikitnya 10 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin I...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com -Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan 72,4 persen jalan di provinsi ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:43 WIB
Elshinta.com -Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Lembaga survei Indomedia Poll membongkar profil dan visi kebangsaan caleg-caleg ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji non subsidi di wilayah DI Yogyakarta mengalami tren peningk...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa (26/3) melakukan pemeri...
Selasa, 26 Maret 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com -Bupati Majalengka, Karna Sobahi, resmi meluncurkan `Majalengka Raharja Quick Resp...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com -Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur, Indah Amperawati mengatakan orang yang mendapat...
Selasa, 26 Maret 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Hakim Konstitusi Aswanto hari ini, Selasa (26/3) mengucapkan sumpah sebagai...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sangat kecewa atas sikap Uni Eropa dalam meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)