Jumat, 16 November 2018 | 11:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

PT Timah gelar serah terima jenazah korban Lion Air

Rabu, 07 November 2018 - 11:27 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2quMEzu
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2quMEzu

Elshinta.com - PT Timah Tbk menggelar serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab kepada keluarga korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10) pagi.

Prosesi serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab digelar di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan dihadiri Dirut PT Timah Tbk, Riza Pahlevi Tabrani dan seluruh karyawan perusahaan penghasil bijih timah tersebut.

Cosa Rianda Shabab merupakan Karyawan Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Timah Tbk yang berhasil teridentifikasi oleh Tim medis Polri pada Selasa (6/11) sore dan diberangkatkan dari Jakarta ke Pangkalpinang pada Rabu (7/11), pukul 10.05 WIB menggunakan pesawat Garuda untuk dimakamkan di tanah kelahiran almarhum.

"Saat ini persiapan kedatangan dan prosesi sera terima jenazah sudah 100 persen," kata Kepala Devisi Pengamanan PT Timah Tbk, Jailani di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Rabu.

Baca juga: Jasa Raharja Bekasi tunggu identifikasi korban Lion Air

Tragedi Lion Air JT 610 membawa duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya karyawan PT Timah Tbk, karena empat dari ratusan penumpang pesawat naas itu adalah karyawan terbaik perusahaan berplat merah itu.

Empat karyawan PT Timah Tbk yang menjadi korban Lion Air JT 610 yaitu Cosa Rianda Shabab merupakan karyawan Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Nikky Bagus Santoso, karyawan Decisi Unit Metalurgi dan Trie Yudha Gautama, Sekretaris Perusahaan dan Filzaladi Karyawan Unit Produksi Laut Bangka, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - PT Timah Tbk menggelar serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab kepada keluarga korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10) pagi.

Prosesi serah terima jenazah Cosa Rianda Shabab digelar di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan dihadiri Dirut PT Timah Tbk, Riza Pahlevi Tabrani dan seluruh karyawan perusahaan penghasil bijih timah tersebut.

Cosa Rianda Shabab merupakan Karyawan Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Timah Tbk yang berhasil teridentifikasi oleh Tim medis Polri pada Selasa (6/11) sore dan diberangkatkan dari Jakarta ke Pangkalpinang pada Rabu (7/11), pukul 10.05 WIB menggunakan pesawat Garuda untuk dimakamkan di tanah kelahiran almarhum.

"Saat ini persiapan kedatangan dan prosesi sera terima jenazah sudah 100 persen," kata Kepala Devisi Pengamanan PT Timah Tbk, Jailani di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Rabu.

Baca juga: Jasa Raharja Bekasi tunggu identifikasi korban Lion Air

Tragedi Lion Air JT 610 membawa duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya karyawan PT Timah Tbk, karena empat dari ratusan penumpang pesawat naas itu adalah karyawan terbaik perusahaan berplat merah itu.

Empat karyawan PT Timah Tbk yang menjadi korban Lion Air JT 610 yaitu Cosa Rianda Shabab merupakan karyawan Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Nikky Bagus Santoso, karyawan Decisi Unit Metalurgi dan Trie Yudha Gautama, Sekretaris Perusahaan dan Filzaladi Karyawan Unit Produksi Laut Bangka, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com