Rabu, 14 November 2018 | 19:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Menlu ajak peserta WCCE kolaborasi kembangkan ekonomi kreatif

Rabu, 07 November 2018 - 13:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Suasana pembukaan WCCE di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11). Sumber foto: https://bit.ly/2AQuAFP
Suasana pembukaan WCCE di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11). Sumber foto: https://bit.ly/2AQuAFP

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengajak pelaku ekonomi kreatif dari 45 negara yang menghadiri Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (World Conference Economy Creative/WCCE) berkolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif.

"Sebagai menteri luar negeri, tiga prioritas utama selalu saya ingat. Pertama kolaborasi, kedua kolaborasi, dan ketiga kolaborasi. Oleh Karena itu, hari ini kami di sini tidak untuk mendefinisikan atau memperjuangkan ekonomi kreatif, tetapi untuk berbagi ide untuk memelihara perkembangan ekonomi kreatif global," kata Retno di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11).

Ia menyampaikan, ekonomi kreatif tidak boleh bersifat eksklusif hanya bagi mereka yang memiliki sarana mumpuni, namun harus membuka peluang bagi semua orang.

Baca juga: 345 personel Polda Bali siap amankan WCCE

"Sejumlah contoh inklusivitas dalam ekonomi kreatif, di antaranya industri musik yang telah menjadi pendorong utama pekerjaan, ekspor dan penerimaan pajak," ungkap Retno, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, dengan perkembangan teknologi yang luas saat ini, ekonomi kreatif secara global dapat benar-benar inklusif dan dapat diakses oleh semua orang di mana saja dari seluruh penjuru dunia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 14 November 2018 - 18:49 WIB

Masuk musim hujan, BPBD Lumajang siaga bencana

Ekonomi | 14 November 2018 - 18:35 WIB

Rupiah terapresiasi seiring tensi perang dagang mereda

Arestasi | 14 November 2018 - 18:25 WIB

Merasa malu, janda buang bayinya yang dianggap cacat

Megapolitan | 14 November 2018 - 18:16 WIB

15 bangunan liar di bantaran Kali Item ditertibkan

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengajak pelaku ekonomi kreatif dari 45 negara yang menghadiri Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (World Conference Economy Creative/WCCE) berkolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif.

"Sebagai menteri luar negeri, tiga prioritas utama selalu saya ingat. Pertama kolaborasi, kedua kolaborasi, dan ketiga kolaborasi. Oleh Karena itu, hari ini kami di sini tidak untuk mendefinisikan atau memperjuangkan ekonomi kreatif, tetapi untuk berbagi ide untuk memelihara perkembangan ekonomi kreatif global," kata Retno di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11).

Ia menyampaikan, ekonomi kreatif tidak boleh bersifat eksklusif hanya bagi mereka yang memiliki sarana mumpuni, namun harus membuka peluang bagi semua orang.

Baca juga: 345 personel Polda Bali siap amankan WCCE

"Sejumlah contoh inklusivitas dalam ekonomi kreatif, di antaranya industri musik yang telah menjadi pendorong utama pekerjaan, ekspor dan penerimaan pajak," ungkap Retno, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, dengan perkembangan teknologi yang luas saat ini, ekonomi kreatif secara global dapat benar-benar inklusif dan dapat diakses oleh semua orang di mana saja dari seluruh penjuru dunia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com