Kemlu RI konfirmasi pemeriksaan Rizieq Shihab di Arab Saudi
Rabu, 07 November 2018 - 13:47 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Rizieq Shihab. Sumber foto: https://bit.ly/2DpZ5oD

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi pemeriksaan terhadap Muhammad Rizieq Shihab oleh aparat keamanan Arab Saudi, berdasarkan pengaduan sejumlah pihak yang diterima pada Senin, 5 November 2018.

Dalam keterangan resmi Kemlu RI yang diterima Redaksi elshinta.com, di Jakarta, Rabu (7/11) siang, dijelaskan bahwa Rizieq sempat dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Mekkah, atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah Rizieq di Mekkah.

"Hasil penelusuran tersebut diinformasikan bahwa: Pada tanggal 5 November 2018 sekitar pukul 08.00 WAS tempat tinggal MRS (Muhammad Rizieq Shihab) didatangi oleh pihak kepolisian Makkah karena diketahui adanya pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstrimis pada dinding bagian belakang rumah MRS, pada saat tersebut sempat dilakukan pemeriksaan singkat terhadap MRS oleh kepolisian Makkah," tulis Kemlu dalam keterangannya. 

"5 November 2018 pukul 16.00 WAS, MRS dijemput oleh kepolisian Makkah dan Mabahis ammah (intelijen umum, General Investigation Directorate GID) lalu dibawa ke kantor polisi. Selanjutnya untuk proses penyelidikan dan penyidikan MRS ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Makkah," jelas Kemlu. 

Baca juga: Ketua DPR: Bukan keputusan pemerintah Habib Rizieq dicekal di Arab Saudi

Menindaklanjuti konfirmasi itu, Pejabat Fungsi Kekonsuleran KJRI Jeddah telah memberikan pendampingan kekonsuleran kepada Rizieq sebagaimana yang diberikan kepada semua warga negara Indonesia (WNI) yang menghadapi masalah hukum di luar negeri. Pendampingan tersebut diberikan dengan tetap menghormati hukum dan aturan setempat.

Informasi terakhir yang diterima menyebut bahwa Rizieq telah diizinkan kembali ke rumahnya di Makkah pada Selasa (6/11) sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

"Setelah selesai menjalani pemeriksaan di Kantor Mabahis ‘Aamah (intelijen umum), MRS diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Kota Mekkah pada hari Selasa, tanggal 6 November 2018 sekira pukul 16.00 WAS. 6 November 2018 pukul 20.00 Waktu Saudi, dengan didampingi oleh staff KJRI, MRS dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekkah dengan jaminan," ungkap Kemlu. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 25 Maret 2019 - 10:03 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri RI Retno RI memuji kualitas kepemimpinan Perdana Menter...
Senin, 25 Maret 2019 - 09:00 WIB
Elshinta.com - Perjalanan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 ternyata belumlah mu...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, adanya pemberitaan di medi...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata mengusulkan sejumlah langkah nyata untuk mengembangk...
Senin, 25 Maret 2019 - 07:56 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringata...
Minggu, 24 Maret 2019 - 20:13 WIB
Elshinta.com - DPP Partai Demokrat memulai kampanye terbuka perdananya di GOR Ciracas, Jak...
Minggu, 24 Maret 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan dan Aktor Populer Rano Karno optimis raihan suara C...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:40 WIB
Elshinta.com - Kejati Sumatera Utara berhasil memecahkan rekor MURI pengobatan dan pelaksa...
Minggu, 24 Maret 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberlakukan kebijakan baru visa progresif bag...
Minggu, 24 Maret 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Puluhan ribu jamaah tampak menghadiri tabligh akbar Ustadz Abdul Somad yang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)