Kemendikbud serahkan Rp191,38 miliar rekonstruksi sekolah NTB
Elshinta
Rabu, 07 November 2018 - 14:24 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Kemendikbud serahkan Rp191,38 miliar rekonstruksi sekolah NTB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Sumber foto: https://bit.ly/2zw4QwM

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerahkan dana sebesar Rp191,38 miliar untuk merekonstruksi semua sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang rusak akibat gempa bumi beberapa waktu lalu.

"Kami memenuhi janji bagi semua sekolah yang terdampak. Semoga dengan anggaran tersebut ada penyelesaian dan bisa merevitalisasi kondisi sekolah di NTB," kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud, Hammid Muhammad, di Mataram, Rabu (7/11).

Hammid menyerahkan bantuan untuk sekolah terdampak bencana tersebut secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi NTB dan bupati/wali kota serta para kepala sekolah terdampak gempa di NTB.

Baca juga: Wapres instruksikan percepatan rekonstruksi pascagempa Lombok

Dilansir kantor berita Antara, jumlah sekolah yang rusak pasca gempa di NTB ialah sebanyak 606 sekolah dengan 3.051 ruang kelas. Dari total angka tersebut, sebanyak 38 SMP dan 77 SD di antaranya ada di Lombok Barat.

Alokasi anggaran untuk Lombok Barat adalah sebesar Rp20,38 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk 24 SMP senilai Rp8,67 miliar dan 12 miliar lebih sisanya untuk 70 SD yang diperuntukkan dalam dua bentuk kegiatan, yaitu rehabilitasi dan pembangunan sekolah darurat.

Untuk nilai anggaran rekonstruksi SD dan SMP di Kota Mataram sebesar Rp10,18 miliar, Kabupaten Lombok Tengah Rp29,27 miliar, Lombok Timur Rp24,35 miliar, Lombok Utara Rp18,71 miliar, Sumbawa Rp20,07 miliar, dan Sumbawa Barat Rp11,71 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertama di Indonesia, bendungan muara dengan sistem dewatering
Senin, 22 Juli 2019 - 13:04 WIB
Elshinta.com - Bendungan Sungai Gong di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam,...
Renovasi Masjid Istiqlal ditargetkan selesai Maret 2020
Senin, 22 Juli 2019 - 08:10 WIB
Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mena...
Bupati Lumajang tinjau pembangunan jalan di lapangan tembak TNI AU
Minggu, 21 Juli 2019 - 19:16 WIB
Elshinta.com - Menjelang pelaksanaan kegiatan Fire Power Demo 2019 oleh Tentara Nasional I...
PUPR bangun rusunawa untuk pegawai imigrasi Batam
Minggu, 21 Juli 2019 - 12:44 WIB
Elshinta.com - Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam ...
Rp158 Miliar alokasi dana untuk infrastruktur Kota Palangka Raya
Jumat, 19 Juli 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Tahun 2019 telah mengalokasikan an...
Segera beroperasi, tol Cijago seksi 2 jalani uji laik fungsi
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:53 WIB
Elshinta.com - Pembangunan Jalan Tol Cinere–Jagorawi (Cijago) Seksi 2 ruas Jalan Ray...
Gubernur Sumbar ingatkan kontraktor pembangunan masjid jangan bermasalah
Senin, 15 Juli 2019 - 21:50 WIB
Elshinta.com - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengingatkan kepada kontraktor yang ...
Kemenhub siap jalankan arah Presiden wujudkan Visi Indonesia
Senin, 15 Juli 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan instansi yang ia pimpin...
Tol Terbanggi-Kayu Agung beroperasi pada Agustus 2019
Senin, 15 Juli 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang...
Kementerian PUPR siap lelang pembangunan tiga bendungan baru
Senin, 15 Juli 2019 - 18:32 WIB
Elshinta.com - Setelah menyelesaikan pembangunan 15 bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)