PSI: Bawaslu Kudus jangan tebang pilih
Rabu, 07 November 2018 - 16:36 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Teguh Santosa menilai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kudus terkesan tebang pilih dalam penertiban alat peraga kampanye akibat tidak memberikan perlakuan sama kepada seluruh parpol.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi persoalan pemasangan baliho caleg yang ada di Kudus. Berdasarkan surat bernomor 168/Bawaslu-Prov.JT-015/PM.00.02/XI/2018 tertanggal 2 November 2018, Bawaslu Kudus telah mengirimkan surat teguran atas pemasangan baliho tiga caleg dari tiga parpol yang berbeda.

"Salah satu yang terkena teguran adalah caleg DPR RI dari PSI, Harijanto Arbi," kata Teguh di Kudus, Selasa (6/11), dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Dalam surat teguran tersebut, lanjut Teguh, Bawaslu menyebutkan dua baliho Harijanto Arbi di tepi Kaligelis dan di Jalan dr Lukmonohadi dekat pasar Bitingan melanggar zonasi yang telah ditentukan KPU. ”Dalam surat tersebut, kami diminta untuk segera menurunkan dalam jangka waktu tiga hari setelah teguran,” ungkapnya. 

Baca juga: Bawaslu: Promosi pribadi caleg termasuk pelanggaran

Mendapat surat teguran tersebut, Teguh mengaku langsung berkoordinasi untuk melaksanakan perintah Bawaslu. Namun, pada kelanjutannya masih ada baliho satu caleg yang masih terpasang dan terkesan dibiarkan oleh Bawaslu sehingga dinilai tebang pilih.

”Kami sering kehilangan spanduk yang sudah disertai pajak dan terpasang di tempat semestinya. Saya kira, sebagai lembaga pengawas, Bawaslu harus memberikan rasa keadilan kepada semua peserta pemilu,” imbuh Teguh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kgk usah ada baliho dr PSI,apa yg mau diperjuangkan sih, kalo endingnya kyk si gundul Romli kgk jelas

Baca Juga
 
Selasa, 22 Januari 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Perolehan suara Partai Hanura dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 menda...
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Pemilih perempuan diminta untuk rasional dan berani memilih calon legislati...
Senin, 21 Januari 2019 - 11:48 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra mengatakan, KPU menun...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:46 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta agar gencar dalam melakukan sosialisasi...
Selasa, 15 Januari 2019 - 16:45 WIB
Elshinta.com - Ketua DPC PKB Lumajang, Jawa Timur Anang Ahmad Syarifudin menargetkan pihak...
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Be...
Selasa, 15 Januari 2019 - 06:34 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, belum berhasil me...
Senin, 14 Januari 2019 - 14:04 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan akan mendorong kajian t...
Kamis, 10 Januari 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang, Banten memberikan sank...
Kamis, 10 Januari 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Bawaslu Kabupaten Tangerang, Banten kembali menemukan pelanggaran Pemilu 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)