Sabtu, 17 November 2018 | 10:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Sukarelawan cari korban banjir di Tasikmalaya

Rabu, 07 November 2018 - 15:06 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Banjir Tasikmalaya, 4 Jenazah Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari, Puluhan Rumah Terendam. Sumber foto: https://bit.ly/2DrAgJ8
Banjir Tasikmalaya, 4 Jenazah Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari, Puluhan Rumah Terendam. Sumber foto: https://bit.ly/2DrAgJ8

Elshinta.com - Sejumlah sukarelawan dan petugas gabungan dari berbagai institusi melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan menjadi korban banjir di pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (7/11).

Sukarelawan Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Kecamatan Cipatujah, Rahmat Saputra mengatakan, korban yang masih dalam pencarian yakni Fazar (10) warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong.

"Korban masih belum ditemukan oleh tim gabungan," katanya, dikutip Antara.

Ia menuturkan, tim gabungan telah melakukan pencarian para korban banjir tersebut, lalu pencarian dihentikan pada Selasa (6/11) petang, tim melanjutkan pencarian Rabu pagi dengan menyusuri kawasan Kecamatan Cipatujah, Culamega dan Cikalong.

Ia mengatakan, tim gabungan sebelumnya sudah menemukan lima korban banjir dalam keadaan meninggal dunia, lalu jasad mereka dibawa ke Puskesmas Cipatujah untuk diidentifikasi sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga.

"Korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan menyisir bantaran sungai Cipatujah, korban ditemukan di Nagrok," katanya.

Ia menyampaikan, korban banjir yang berhasil ditemukan yakni seorang perempuan Aning (52) warga Culamega, korban lainnya Elsa (8), Mardin (52), Sapin (40) warga Desa Cikuya, dan Odin (43) warga Desa Kujang.

"Semua jenazah korban yang ditemukan dibawa ke Puskesmas Cipatujah," katanya.

Hujan deras mengguyur wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (4/11) hingga Selasa (6/11) menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman penduduk di kawasan pesisir pantai.

Selain menggenangi rumah, luapan air sungai juga telah menyebakan satu jembatan menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk, akibatnya aktivitas warga terganggu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Sejumlah sukarelawan dan petugas gabungan dari berbagai institusi melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan menjadi korban banjir di pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (7/11).

Sukarelawan Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Kecamatan Cipatujah, Rahmat Saputra mengatakan, korban yang masih dalam pencarian yakni Fazar (10) warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong.

"Korban masih belum ditemukan oleh tim gabungan," katanya, dikutip Antara.

Ia menuturkan, tim gabungan telah melakukan pencarian para korban banjir tersebut, lalu pencarian dihentikan pada Selasa (6/11) petang, tim melanjutkan pencarian Rabu pagi dengan menyusuri kawasan Kecamatan Cipatujah, Culamega dan Cikalong.

Ia mengatakan, tim gabungan sebelumnya sudah menemukan lima korban banjir dalam keadaan meninggal dunia, lalu jasad mereka dibawa ke Puskesmas Cipatujah untuk diidentifikasi sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga.

"Korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan menyisir bantaran sungai Cipatujah, korban ditemukan di Nagrok," katanya.

Ia menyampaikan, korban banjir yang berhasil ditemukan yakni seorang perempuan Aning (52) warga Culamega, korban lainnya Elsa (8), Mardin (52), Sapin (40) warga Desa Cikuya, dan Odin (43) warga Desa Kujang.

"Semua jenazah korban yang ditemukan dibawa ke Puskesmas Cipatujah," katanya.

Hujan deras mengguyur wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (4/11) hingga Selasa (6/11) menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman penduduk di kawasan pesisir pantai.

Selain menggenangi rumah, luapan air sungai juga telah menyebakan satu jembatan menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk, akibatnya aktivitas warga terganggu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Sabtu, 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Sabtu, 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Sabtu, 17 November 2018 - 08:39 WIB

Presiden menuju Papua Nugini untuk hadiri KTT APEC

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com