Jumat, 16 November 2018 | 11:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Pemkab Tasikmalaya tetapkan tanggap darurat bencana banjir

Rabu, 07 November 2018 - 15:35 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
akil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto . Sumber Foto: https://bit.ly/2yYC8oL
akil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto . Sumber Foto: https://bit.ly/2yYC8oL

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, secara resmi telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor di wilayah daerah tersebut.

"Kami nyatakan tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Tasikmalaya," kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto kepada wartawan di Tasikmalaya, Rabu (7/11).

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menetapkan tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak kejadian bencana pada 6 November 2018.

Menurut dia, dalam surat tersebut pemerintah bertanggung jawab dalam penyelengaraan penanggulangan bencana mulai dari sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana. "Pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan surat tersebut secara resmi menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk terlibat dan mengeluarkan sumber daya yang ada dalam menanggulangi bencana tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan institusi terkait, kata dia, akan menjalin koordinasi, dan mengantisipasi keadaan darurat bencana dengan penanganan yang cepat, tepat dan terpadu sesuai peraturan. "Masalah bencana ini menjadi tanggung jawab kita semua," katanya.

Sebelumnya, wilayah selatan Tasikmalaya diguyur hujan deras menyebabkan air sungai meluap hingga akhirnya menggenangi pemukiman rumah penduduk di tiga kecamatan yakni Cipatujah, Culamega, dan Cikalong.

Bencana tersebut telah menyebabkan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk, selain itu telah menyebabkan lima orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 16 November 2018 - 11:20 WIB

KPK panggil kepala dinas Pemprov Kalteng

Amerika | 16 November 2018 - 11:11 WIB

AS hukum 17 warga Saudi terkait pembunuhan Khashoggi

Kecantikan | 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

Aktual Sepakbola | 16 November 2018 - 10:35 WIB

Bosnia promosi ke strata tertinggi Nations League

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, secara resmi telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor di wilayah daerah tersebut.

"Kami nyatakan tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Tasikmalaya," kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto kepada wartawan di Tasikmalaya, Rabu (7/11).

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menetapkan tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak kejadian bencana pada 6 November 2018.

Menurut dia, dalam surat tersebut pemerintah bertanggung jawab dalam penyelengaraan penanggulangan bencana mulai dari sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana. "Pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan surat tersebut secara resmi menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk terlibat dan mengeluarkan sumber daya yang ada dalam menanggulangi bencana tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan institusi terkait, kata dia, akan menjalin koordinasi, dan mengantisipasi keadaan darurat bencana dengan penanganan yang cepat, tepat dan terpadu sesuai peraturan. "Masalah bencana ini menjadi tanggung jawab kita semua," katanya.

Sebelumnya, wilayah selatan Tasikmalaya diguyur hujan deras menyebabkan air sungai meluap hingga akhirnya menggenangi pemukiman rumah penduduk di tiga kecamatan yakni Cipatujah, Culamega, dan Cikalong.

Bencana tersebut telah menyebabkan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk, selain itu telah menyebabkan lima orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com