Sabtu, 17 November 2018 | 10:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 / Manajemen

4 hal yang menjadi alokasi wajib modal bisnis

Rabu, 07 November 2018 - 15:45 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Qkjyhw
Sumber foto: https://bit.ly/2Qkjyhw

Elshinta.com - Dalam dunia bisnis, kita dituntut agar memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan. Hal itu merupakan kemampuan wajib yang dimiliki setiap pengusaha bila ingin usahanya “sehat”. Kemampuan mengelola uang bukan hanya dilakukan untuk menjalankan roda usaha sehari-hari. Namun, termasuk juga pada saat mengelola modal usaha. 

Dalam mengelola modal usaha, perhatikan setidaknya empat hal berikut ini. 

Sarana dan prasarana usaha

Sarana dan prasarana usaha merupakan hal pokok yang harus disiapkan. Tentu saja, bila Anda tidak memiliki sarana dan prasana, maka bagaimana akan menjalankan usahanya. Pilihlah peralatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Perhatikan juga kualitasnya karena peralatan tersebut akan digunakan dalam waktu yang cukup lama. 

Kebutuhan operasional

Kebutuhan operasional ini seperti untuk bahan baku, gaji, promosi, dan hal lainnya yang berhubungan dengan keberlangsungan usaha harian Anda. Anda dapat mengaloksikan modal usaha Anda atau menyesuaikan kebutuhan operasional ini perbulan,  lalu dievaluasi alokasi mana yang belum efisien dan efektif.  

Baca juga: Tips Mengelola Modal Usaha

Persyaratan badan hukum usaha

Alokasikan juga modal bisnis kamu untuk mengurus legalitas usaha. Memang, bila Anda hanya membuka sebuah usaha kecil-kecilan, belum wajib dilakukan pengurusan badan usaha. Namun, bila Anda berniat untuk menciptakan sebuah usaha dengan merek sendiri atau brand sendiri, maka sebaiknya Anda segera mengurus legalitas usaha. Legalitas usaha diperlukan guna menjamin kebasahan usaha Anda. Selain itu, sebuah usaha yang jelas legalitasnya akan dipermudah dalam mendapatkan modal dari bank atau program-program pemerintah. 

Dana cadangan

Dana cadangan juga perlu Anda anggarkan secara khusus sebagai dana untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dana cadangan yang dimaksud berbeda dengan dana cadangan pribadi. Dana cadangan usaha khusus untuk menanggulangi keperluan usaha yang tidak terduga. Sejak awal, kita harus tahu bahwa sebuah usaha pasti akan mengalami pasang surut, karena itulah memiliki dana cadangan menjadi penting. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:25 WIB

Pemerintah fokus bangun SPBU BBM satu harga

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 10:12 WIB

Jadi target hoaks, Ridwan Kamil angkat bicara

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:45 WIB

Komplotan penipuan `Hijacking` dibekuk Siber Bareskrim Polri

Kriminalitas | 17 November 2018 - 09:35 WIB

Seorang kakek keji perkosa siswi SMP hingga hamil

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:25 WIB

Harimau yang terjebak di pasar Riau terluka akibat terjerat

Aktual Dalam Negeri | 17 November 2018 - 09:15 WIB

Taspen berikan perlindungan lengkap bagi ASN

Elshinta.com - Dalam dunia bisnis, kita dituntut agar memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan. Hal itu merupakan kemampuan wajib yang dimiliki setiap pengusaha bila ingin usahanya “sehat”. Kemampuan mengelola uang bukan hanya dilakukan untuk menjalankan roda usaha sehari-hari. Namun, termasuk juga pada saat mengelola modal usaha. 

Dalam mengelola modal usaha, perhatikan setidaknya empat hal berikut ini. 

Sarana dan prasarana usaha

Sarana dan prasarana usaha merupakan hal pokok yang harus disiapkan. Tentu saja, bila Anda tidak memiliki sarana dan prasana, maka bagaimana akan menjalankan usahanya. Pilihlah peralatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Perhatikan juga kualitasnya karena peralatan tersebut akan digunakan dalam waktu yang cukup lama. 

Kebutuhan operasional

Kebutuhan operasional ini seperti untuk bahan baku, gaji, promosi, dan hal lainnya yang berhubungan dengan keberlangsungan usaha harian Anda. Anda dapat mengaloksikan modal usaha Anda atau menyesuaikan kebutuhan operasional ini perbulan,  lalu dievaluasi alokasi mana yang belum efisien dan efektif.  

Baca juga: Tips Mengelola Modal Usaha

Persyaratan badan hukum usaha

Alokasikan juga modal bisnis kamu untuk mengurus legalitas usaha. Memang, bila Anda hanya membuka sebuah usaha kecil-kecilan, belum wajib dilakukan pengurusan badan usaha. Namun, bila Anda berniat untuk menciptakan sebuah usaha dengan merek sendiri atau brand sendiri, maka sebaiknya Anda segera mengurus legalitas usaha. Legalitas usaha diperlukan guna menjamin kebasahan usaha Anda. Selain itu, sebuah usaha yang jelas legalitasnya akan dipermudah dalam mendapatkan modal dari bank atau program-program pemerintah. 

Dana cadangan

Dana cadangan juga perlu Anda anggarkan secara khusus sebagai dana untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dana cadangan yang dimaksud berbeda dengan dana cadangan pribadi. Dana cadangan usaha khusus untuk menanggulangi keperluan usaha yang tidak terduga. Sejak awal, kita harus tahu bahwa sebuah usaha pasti akan mengalami pasang surut, karena itulah memiliki dana cadangan menjadi penting. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com